Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Hamas Terima Proposal Gencatan Senjata dari AS, Israel Lemas

Hamas Terima Proposal Gencatan Senjata dari AS, Israel Lemas

Internasional Minggu, 7 Juli 2024 20:35 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Tentara Hamas (sumber: detik.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Kelompok Hamas telah menyetujui proposal gencatan senjata yang diajukan oleh Amerika Serikat (AS), termasuk pembebasan sandera. Kesepakatan ini diharapkan dapat mengakhiri perang sembilan bulan antara Israel dan Hamas di Gaza.

Menurut sumber Reuters yang dikutip pada Minggu (7/7/2024), Hamas sepakat untuk membatalkan tuntutan mereka agar Israel terlebih dahulu berkomitmen pada gencatan senjata permanen sebelum menandatangani perjanjian. Sebaliknya, Hamas bersedia melakukan negosiasi terkait kelanjutan gencatan senjata yang dilakukan sepanjang enam pekan tahap pertama.

Advertisement

Seorang pejabat Palestina yang dekat dengan upaya perdamaian internasional mengatakan bahwa proposal ini bisa menjadi kerangka kerja perjanjian jika diterima oleh Israel. Hal ini akan membuka jalan bagi akhir konflik berdarah yang telah merenggut nyawa lebih dari 38.000 warga Palestina.

BACA JUGA:  Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

“Proposal ini dapat mengarah pada perjanjian kerangka kerja jika diterima oleh Israel dan akan mengakhiri perang sembilan bulan antara Israel dan Hamas di Gaza,” ungkap pejabat tersebut.

Sumber dari tim negosiasi Israel juga menyatakan ada peluang nyata untuk mencapai kesepakatan. Ini sangat kontras dengan kejadian-kejadian sebelumnya, ketika syarat-syarat yang dilampirkan oleh Hamas dianggap tidak dapat diterima oleh Israel.

Konflik memanas ketika Hamas melancarkan serangan ke selatan Israel pada 7 Oktober, menewaskan 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang. Sumber Hamas mengungkapkan bahwa proposal baru ini memastikan para mediator akan menjamin gencatan senjata sementara, pengiriman bantuan, dan penarikan pasukan Israel selama pembicaraan tidak langsung berlanjut.

BACA JUGA:  Rentetan Ledakan Guncang Pulau Kharg Iran, Kapal Tanker Diklaim Jadi Sasaran

Upaya diplomatik untuk mengamankan gencatan senjata dan pembebasan sandera di Gaza meningkat, dengan keterlibatan aktif Washington, Israel, dan Qatar. Qatar memimpin upaya mediasi dari Doha, tempat pimpinan Hamas diasingkan.

Diplomasi aktif ini diharapkan dapat membawa kedamaian bagi warga Gaza yang telah lama menderita akibat konflik berkepanjangan. Masyarakat internasional terus memantau perkembangan ini dengan harapan bahwa kesepakatan gencatan senjata dapat menjadi langkah awal menuju perdamaian yang lebih permanen di kawasan tersebut.

Sumber:

Advertisement

Hamas Israel
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

Internasional

Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version