Advertisement
GazanaPublika.com, Beijing – Presiden Prabowo memulai kunjungan internasionalnya dengan mengunjungi China pada akhir pekan lalu, bertemu langsung dengan Presiden China, Xi Jinping. Berdasarkan pemberitaan dari media resmi China, Xinhua, pertemuan tersebut menekankan kesiapan kedua negara untuk memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang. Kedua pemimpin sepakat untuk memajukan prinsip “peningkatan diri, solidaritas, dan kerja sama yang saling menguntungkan” bagi kepentingan bersama.
Kunjungan ini mencerminkan betapa pentingnya hubungan antara Indonesia dan China di bawah pemerintahan Prabowo. Presiden Xi menyampaikan bahwa Prabowo memilih China sebagai tujuan pertamanya sejak menjabat sebagai presiden, yang mencerminkan kedekatan hubungan dan tingginya tingkat kemitraan strategis antara kedua negara.
Advertisement
Dalam pernyataannya, Xi menekankan bahwa hubungan bilateral harus dibangun atas dasar otonomi strategis, saling percaya, dan dukungan timbal balik. Ia menekankan bahwa kerja sama RI-China perlu berlandaskan prinsip keadilan dan keseimbangan untuk memastikan stabilitas hubungan jangka panjang.
“China siap bekerja sama dengan pemerintah baru Indonesia untuk memperkuat capaian masa lalu, serta membangun komunitas dengan masa depan bersama yang memiliki dampak regional dan global,” tegas Xi Jinping. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat solidaritas antarnegara berkembang utama di dunia.
Setelah menyelesaikan lawatannya di China, Prabowo dijadwalkan bertolak ke Amerika Serikat untuk memenuhi undangan resmi pemerintah AS. Prabowo juga akan menghadiri KTT APEC di Peru dan KTT G20 di Brasil, serta menutup perjalanan dinasnya di Inggris. Perjalanan luar negeri selama 16 hari ini, mulai dari 8 hingga 23 November, dilakukan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ditunjuk sebagai pelaksana tugas presiden melalui Keppres 31/2024
Sumber: CNBCIndonesia.com
Advertisement
