Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Oposisi Kuasai Suriah, Israel Lakukan Invasi dan Perluas Wilayah di Golan

Oposisi Kuasai Suriah, Israel Lakukan Invasi dan Perluas Wilayah di Golan

Internasional Jumat, 13 Desember 2024 15:35 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: detik.com

Advertisement

GazanaPublika.com – Setelah rezim Bashar al-Assad tumbang pada Minggu lalu, kekuasaan di Suriah kini berada di tangan kelompok oposisi yang dipimpin oleh Hayat Tahrir al-Sham (HTS) dan Tentara Pembebasan Suriah (SFA). Namun, situasi ini diiringi oleh langkah agresif Israel yang meluncurkan invasi militer, mengambil alih wilayah Dataran Tinggi Golan yang sebelumnya ditinggalkan oleh pasukan Assad.

Dalam perkembangan ini, militer Israel telah melakukan lebih dari 480 serangan udara yang menargetkan situs-situs militer di Suriah. Selain mencaplok wilayah, serangan tersebut mempertegas ambisi Israel untuk memperluas kendali mereka di wilayah strategis tersebut.

Advertisement

Namun, sikap kelompok oposisi yang kini memegang kendali atas Suriah memunculkan tanda tanya besar. HTS, melalui juru bicaranya Obeida Arnaout, menolak memberikan pernyataan tegas mengenai invasi Israel. Dalam wawancara dengan Channel 4, Arnaout menyatakan bahwa prioritas mereka saat ini adalah memulihkan kehidupan masyarakat dan infrastruktur yang rusak, seperti pasokan listrik, air, dan layanan publik lainnya.

BACA JUGA:  Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

Ketika didesak lebih lanjut soal serangan Israel, Arnaout hanya menegaskan keinginan mereka agar kedaulatan Suriah dihormati, tanpa secara langsung mengkritik aksi Israel. Pernyataan ini memperkuat laporan sebelumnya bahwa HTS, di bawah pimpinan Abu Mohammad al-Julani, tidak berencana terlibat konflik dengan Israel dalam waktu dekat, dengan alasan Suriah belum siap menghadapi perang baru.

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji jatuhnya pemerintahan Assad, mengklaim bahwa perubahan tersebut adalah hasil dari kampanye militer Pasukan Pertahanan Israel (IDF) terhadap sekutu-sekutu Assad, yakni Hizbullah dan Iran. Netanyahu menyebut peristiwa ini sebagai “hari bersejarah bagi Timur Tengah.”

BACA JUGA:  Gaza Diguncang Tiga Ledakan Besar Jelang Idul Adha: Israel Klaim Eliminasi Kepala Sayap Militer Hamas

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menjelaskan bahwa invasi dan serangan udara IDF bertujuan menciptakan “zona pertahanan steril” di Suriah. Langkah ini diklaim untuk mencegah terbentuknya ancaman baru dari kelompok-kelompok yang berpotensi melakukan terorisme di wilayah tersebut.

Namun, sikap oposisi yang terkesan menghindari konfrontasi dengan Israel menuai kritik dari sejumlah pihak, mempertanyakan apakah mereka benar-benar mampu mempertahankan kedaulatan negara yang baru saja mereka kuasai.

Sumber: sindonews.com

Advertisement

Israel
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

Internasional

Ketegangan Memanas di Timur Tengah: Serangan Udara Amerika Serikat di Iran Tewaskan 14 Orang pada Hari Kedua

Internasional

Persiapan Prosesi Pemakaman Akbar Ayatollah Ali Khamenei

Internasional

Panas di Dunia Nyata dan Maya, Pejabat Tinggi Iran dan AS Saling Sindir Rudal Hingga Jet Tempur

BERITA TERBARU

Keluhan Mitra Dapur Program Makan Bergizi Gratis Soal Keracunan

Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

Rumah Anggota BPK Digeledah KPK

Sinergi Penegak Hukum: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sambangi Kejagung, Tekankan Hilangnya Rivalitas

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

Melirik Dukungan Pusat untuk Perkebunan Jawa Barat

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.