Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Rusia Klaim Tembak Jatuh 337 Drone Ukraina dalam Serangan Besar-Besaran

Rusia Klaim Tembak Jatuh 337 Drone Ukraina dalam Serangan Besar-Besaran

Internasional Rabu, 12 Maret 2025 4:47 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Moskow – Militer Rusia mengumumkan telah berhasil menembak jatuh 337 drone atau pesawat nirawak Ukraina dalam serangan besar-besaran yang terjadi di atas 10 wilayah Rusia pada Selasa (11/3/2025) dini hari. Serangan ini disebut-sebut sebagai salah satu yang terbesar sejak perang antara Rusia dan Ukraina memasuki tahun ketiga.

Menurut laporan **AP News**, sebagian besar drone, yakni 126 unit, berhasil dijatuhkan di wilayah Kursk yang berbatasan langsung dengan Ukraina. Sementara itu, 91 drone lainnya ditembak jatuh di wilayah Oblast Moskow, berdasarkan pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Rusia. Wilayah lain yang turut menjadi sasaran serangan drone meliputi Belgorod, Bryansk, Voronezh, Kaluga, Lipetsk, Nizhny Novgorod, Oryol, dan Ryazan.

Advertisement

Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, mengkonfirmasi bahwa lebih dari 70 pesawat nirawak menargetkan ibu kota Rusia. Namun, semua drone tersebut berhasil dihancurkan sebelum mencapai sasaran. Meski demikian, serangan ini menimbulkan kerusakan pada beberapa bangunan tempat tinggal dan kendaraan. Atap sebuah gedung di Moskow juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

BACA JUGA:  Eskalasi Serangan Udara dan Perintah Pengosongan Paksa Guncang Lebanon Selatan

Gubernur Oblast Moskow, Andrei Vorobyov, melaporkan bahwa satu orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka akibat serangan tersebut. Rekaman yang dirilis oleh **RIA Novosti** menunjukkan bekas hangus pada bagian depan sebuah bangunan tempat tinggal bertingkat di dekat atap, dengan beberapa lapisan bangunan yang terkelupas.

Serangan drone ini juga memengaruhi operasional transportasi di sekitar Moskow. Penerbangan dari dan menuju enam bandara, termasuk Domodedovo, Vnukovo, Sheremetyevo, dan Zhukovsky, sempat dibatasi sementara. Lalu lintas kereta api melalui stasiun Domodedovo juga mengalami gangguan, menurut laporan pejabat setempat.

Selain itu, pemerintah setempat melaporkan jatuhnya pesawat nirawak di wilayah Tula dan Vladimir, yang berbatasan dengan Moskow. Namun, kedua wilayah ini tidak disebutkan dalam pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Rusia, menimbulkan pertanyaan mengenai alasan di balik penghapusan tersebut.

Serangan drone ini terjadi menjelang pertemuan penting antara delegasi Ukraina dan diplomat tinggi Amerika Serikat di Arab Saudi pada Selasa (11/3/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas upaya mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tiga tahun antara Rusia dan Ukraina.

BACA JUGA:  Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas, 1 Hilang

Di Jeddah, Arab Saudi, tidak ada tanggapan langsung dari AS terkait serangan drone tersebut. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dan delegasinya, termasuk penasihat keamanan nasional Mike Waltz, tengah bersiap untuk bertemu dengan tim Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. Pertemuan ini diharapkan dapat membahas proposal gencatan senjata yang mencakup Laut Hitam serta penghentian serangan rudal jarak jauh.

Selain itu, Ukraina dilaporkan siap menandatangani perjanjian dengan Amerika Serikat terkait akses ke mineral tanah jarang di wilayahnya. Kesepakatan ini disebut-sebut sebagai salah satu prioritas Presiden AS, Donald Trump, dalam upaya memperkuat kerjasama strategis dengan Ukraina.

Serangan drone besar-besaran ini kembali mengingatkan dunia akan intensitas konflik antara Rusia dan Ukraina yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Sementara kedua belah pihak terus bersiap untuk pertemuan diplomatik di Jeddah, situasi di lapangan tetap memanas dengan serangan-serangan yang terus terjadi di kedua sisi perbatasan.

Advertisement

Kota Serang Rusia Teknologi Ukraina
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Internasional

Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

Berita Utama

Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas, 1 Hilang

Internasional

Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

BERITA TERBARU

Puisi Anak Binaan LPKA Sentuh Hati Tinawati Andra Soni pada Peringatan Hari Anak Nasional

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.