Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Terjerat Utang dan Judi Online, Eks Marinir RI Kini Jadi Tentara Bayaran Rusia

Terjerat Utang dan Judi Online, Eks Marinir RI Kini Jadi Tentara Bayaran Rusia

Nasional Sabtu, 26 Juli 2025 3:53 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Sumber Foto: Tempo.co

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Kisah Satria Arta Kumbara, mantan prajurit Marinir TNI Angkatan Laut, berubah drastis dari seorang anggota pasukan elit penjaga kedaulatan laut Indonesia menjadi tentara bayaran di medan perang Rusia. Latar belakangnya bukan karena idealisme atau panggilan jiwa, melainkan jeratan utang, gaya hidup mewah, dan keputusasaan.

Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi, Komandan Korps Marinir (Dankormar), mengungkapkan bahwa Satria yang dulu berpangkat Sersan Dua telah meninggalkan dinas sejak 2022. Saat itu, Satria diketahui tengah dililit utang yang menumpuk—tak tanggung-tanggung, nilainya mencapai Rp750 juta. “Dia ada pinjaman di pinjol, juga di BRI dan BNI. Uangnya untuk gaya hidupnya sendiri,” kata Endi dalam keterangan pers di Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis, 24 Juli 2025.

BACA JUGA:  Penyelidikan Insiden 'Black Out' Sumatera: Bareskrim Polri Terjunkan Tim ke Muara Jambi

Advertisement

Tak hanya berutang, Satria juga mencoba peruntungan di dunia gelap judi online. Tapi alih-alih memperbaiki keadaan, langkah itu malah menjerumuskannya lebih dalam ke jurang finansial.

“Ternyata judi online ini kan tidak membantu, bahkan akan lebih terjerumus ke dalamnya,” ujar Endi.

Dengan ekonomi yang porak poranda dan jalan keluar tak kunjung tampak, Satria memilih jalur ekstrem—menjadi tentara bayaran Rusia. Keputusan yang bukan hanya mengakhiri karier militernya, tetapi juga menggugurkan status kewarganegaraan Indonesia.

Ia dipecat dari dinas militer pada tahun 2023. Beberapa tahun kemudian, kabar mengejutkan datang: Satria kini berada di medan perang bersama pasukan Rusia, jauh dari tanah air dan sumpah prajurit yang pernah ia ucapkan.

BACA JUGA:  DPR Gelar Pertemuan dengan Jajaran Pejabat Bank Indonesia Saat Rupiah Terperosok ke Rp 17.660

Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan RI, siapa pun WNI yang bergabung dengan militer asing secara otomatis kehilangan status kewarganegaraannya.

“Jika seorang WNI menjadi tentara di negara asing, maka secara otomatis yang bersangkutan kehilangan kewarganegaraannya,” tegas Supratman, Rabu (23/7).

Hingga kini, belum ada pernyataan dari pihak Satria sendiri. CNNIndonesia.com juga belum memperoleh konfirmasi dari keluarga atau pihak Rusia mengenai posisi dan aktivitasnya saat ini. Namun satu hal jelas: keputusan Satria telah membawanya ke jalan yang tak bisa dengan mudah diputar balik.

Advertisement

Rusia Tentara
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

KPK Jawab Desakan Mahfud MD Terkait Kasus Febrie

Nasional

Habib Rizieq Kritik Mahfud MD Soal Sikapnya Plin-Plan

Nasional

Seleksi CPNS 2026 Disiapkan, Pemerintah Petakan Kebutuhan dan Anggaran

Nasional

Resmi Mendaftar ke Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Besutan Eks Jubir Anies Bersiap Menuju Pemilu 2029

BERITA TERBARU

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.