Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Ini Efek Demonstrasi Nasional Tolak Kenaikan Gaji DPR Tewaskan Ojol hingga Rusak Fasilitas Publik

Ini Efek Demonstrasi Nasional Tolak Kenaikan Gaji DPR Tewaskan Ojol hingga Rusak Fasilitas Publik

Nasional Senin, 1 September 2025 19:23 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Aksi demonstrasi menolak kenaikan gaji anggota DPR RI yang berlangsung sejak 28 hingga 30 Agustus 2025 di berbagai daerah berujung pada gelombang kericuhan. Tidak hanya menimbulkan kerugian material, aksi yang melibatkan ribuan massa ini juga merenggut korban jiwa, termasuk seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta.

Di ibu kota, aksi massa berpusat di kawasan Senayan hingga Kwitang. Data yang dihimpun, satu pengemudi ojol tewas, 57 pendemo luka-luka (14 di antaranya dirawat di RS Pelni), serta 31 anggota Polri terluka, termasuk satu dalam kondisi kritis. Kerusakan fasilitas publik pun meluas: tujuh halte TransJakarta dibakar, Stasiun MRT Istora dirusak, hingga pusat perbelanjaan besar seperti Sarinah, Atrium Senen, dan Senayan Park terpaksa menutup operasional lebih awal. Di sisi lain, 33 kendaraan—termasuk mobil dinas Polri—hangus dibakar massa.

Advertisement

Gelombang amarah rakyat juga meluas ke Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi demonstrasi di sana memicu kebakaran di gedung DPRD Kota Makassar dan DPRD Provinsi Sulsel. Tiga orang dilaporkan tewas, lima lainnya luka akibat insiden tersebut. Selain itu, tiga halte bus, dua pos polisi, serta beberapa kendaraan ikut menjadi sasaran amuk massa.

BACA JUGA:  Kapolri Irit Bicara Ditodong Kritik Mahfud MD Soal Pengalihan Kasus Febrie: 'Sudah Dibahas di Rapat'

Situasi serupa terjadi di Jawa Barat. Gedung DPRD Jabar di Bandung mengalami kerusakan parah, sementara Wisma MPR dibakar. Aparat mencatat 203 pendemo mengalami luka ringan, tiga polwan terluka, dan 11 orang ditangkap. Di Tasikmalaya, gedung DPR juga tidak luput dari perusakan.
Di Jawa Tengah, amukan massa berujung pada pembakaran Gedung DPRD Solo, dua halte bus, serta tiga pos polisi. Sepuluh warga dirawat di rumah sakit, sementara seorang anggota Polri ikut terluka.

Sementara di Yogyakarta, Gedung SPKT Polresta dibakar, pagar Mapolda DIY dirusak, dan dua mobil di halaman Mapolda dibakar massa. Sembilan orang dilarikan ke rumah sakit, empat polisi terluka, serta delapan pendemo sempat ditangkap. Namun, setelah Sultan Hamengkubuwono X turun tangan, kedelapan pendemo akhirnya dibebaskan.

Kerusuhan juga mengguncang Surabaya. Gedung Negara Grahadi terbakar, lima pos polisi rusak, serta kantor Gubernur Jawa Timur menjadi sasaran perusakan. Sedikitnya 26 pendemo dan tiga polisi terluka.

BACA JUGA:  Habib Rizieq Kritik Mahfud MD Soal Sikapnya Plin-Plan

Di Jambi, kediaman Wakil Gubernur rusak, Gedung DPRD Provinsi ikut jadi sasaran, dan satu mobil sekretariat DPRD dibakar. Tujuh anggota Polri dilaporkan terluka.

Pontianak tak luput dari amuk massa. Satu pos polisi dan satu pos mobile dibakar, fasilitas umum di Bundaran Tugu Digulis rusak, serta 28 mahasiswa terluka, termasuk satu luka parah. Sebanyak 15 pendemo juga diamankan oleh polisi.

Sementara di Medan, Sumatra Utara, dua pos polisi dibakar. Tiga belas pendemo terluka—satu di antaranya akibat pemukulan aparat—serta lima polisi juga mengalami luka. Enam belas orang diamankan di Polresta Medan.

Gelombang unjuk rasa ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar pasca-reformasi, dengan eskalasi kekerasan yang meluas di berbagai daerah. Tuntutan utama massa ialah menolak kenaikan gaji DPR, sekaligus menyoroti ketidakadilan sosial dan maraknya praktik politik transaksional.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version