Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Wakil Kepala BGN Menangis, Minta Maaf atas Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis

Wakil Kepala BGN Menangis, Minta Maaf atas Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis

Nasional Jumat, 26 September 2025 22:05 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), default quality?

Advertisement

GazanaPublika.com,  Jakarta – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan permintaan maaf atas kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ribuan anak sekolah di berbagai daerah Indonesia.

“Dari hati saya yang terdalam saya mohon maaf, atas nama BGN, atas nama seluruh SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Indonesia, saya mohon maaf. Saya seorang ibu, melihat gambar-gambar di video, sedih hati saya,” ujar Nanik dengan suara bergetar dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (26/9/2025).

Advertisement

Ia menegaskan bahwa kasus keracunan MBG bukan sekadar angka, melainkan soal nyawa dan keselamatan anak-anak.

“Tetapi satu nyawa pun, satu anak pun sakit, itu adalah tanggung jawab kami. Kesalahan kami sebagai pelaksana harus diperbaiki secara total. Sekali lagi, kepada anak-anak saya tercinta se-Indonesia dan juga orang tua, saya mohon maaf atas nama BGN dan janji tidak akan lagi terjadi,” kata Nanik.
Sebelum menitikkan air mata, Nanik menegaskan BGN bertanggung jawab penuh atas insiden keracunan massal yang ia sebut sebagai insiden pangan MBG. “BGN bertanggung jawab penuh atas kesalahan ini,” tegasnya.

BACA JUGA:  Laporan Pelanggaran Etik Hakim Melonjak pada Semester I 2026, Peradilan Umum Paling Banyak Disorot

Kasus keracunan MBG terus meningkat dalam tiga pekan terakhir. Dua daerah, yakni Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Mamuju, telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Data resmi BGN per 22 September mencatat 4.711 orang menjadi korban keracunan MBG di seluruh Indonesia. Angka itu terbagi ke dalam tiga wilayah: wilayah I (Sumatra) sebanyak 1.281 orang, wilayah II (Jawa) sebanyak 2.606 orang, dan wilayah III (Kalimantan, Bali, Sulawesi, NTT, Maluku, dan Papua) sebanyak 824 orang.

Namun, data berbeda dirilis Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) per 21 September, yang mencatat total korban sudah mencapai 6.452 orang. Jawa Barat menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi mencapai 2.012 orang, disusul D.I. Yogyakarta 1.047 orang, Jawa Tengah 722 orang, Bengkulu 539 orang, dan Sulawesi Tengah 446 orang.

BACA JUGA:  Kepala BGN Tolak Bertemu Mitra hingga Pemilik Dapur MBG di Ruang Kerja demi Hindari Fitnah

Jumlah tersebut kembali bertambah dengan kasus terbaru di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sebanyak 103 siswa di Kecamatan Ujungjaya dilaporkan keracunan usai menyantap menu MBG pada Jumat (26/9).

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version