Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Radioaktif di Cikande Serang Diduga Masuk dari Luar Negeri

Radioaktif di Cikande Serang Diduga Masuk dari Luar Negeri

Nasional Rabu, 1 Oktober 2025 2:01 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Serang – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol mengungkapkan temuan cemaran radioaktif Cesium-137 di kawasan industri Cikande, Kabupaten Serang, Banten, dipastikan bukan berasal dari dalam negeri. Menurutnya, unsur berbahaya tersebut hanya diproduksi dari reaktor nuklir, sementara Indonesia sendiri tidak memiliki fasilitas nuklir aktif.

“Berdasarkan penjelasan para ahli, unsur ini hanya diproduksi dari reaktor nuklir. Karena di Indonesia tidak ada reaktor nuklir, dimungkinkan cemaran ini berasal dari negara lain yang kemudian masuk tanpa terkontrol,” kata Hanif saat konferensi pers di Serang, Selasa (30/9/2025).

Advertisement

Hanif menjelaskan, pemerintah segera membentuk tim khusus untuk menangani kasus ini. Langkah awal dilakukan melalui proses dekontaminasi di sejumlah titik lokasi yang terdeteksi memiliki tingkat radiasi tinggi.

BACA JUGA:  Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Capai 521 Orang, Gibran Minta Investigasi Dituntaskan

Material radioaktif tersebut sementara ditampung di PT Peter Metal Technology (PMT) sebelum dipindahkan ke fasilitas penyimpanan jangka panjang. Hanif menegaskan, penanganan ini mengacu pada pengalaman serupa pada tahun 2019, ketika ditemukan cemaran radioaktif di kawasan Batan Indah, Tangerang Selatan.

“Kami pastikan masyarakat akan tetap aman. Pemerintah menangani ini dengan sangat serius dan prudent,” ujarnya.

Proses pengangkatan material radioaktif dilakukan dengan pengawalan ketat dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), serta Gegana Polri.

Dari hasil operasi, sebanyak tujuh kuintal material berhasil dipindahkan ke PMT. Tingkat radiasi di lokasi juga menunjukkan penurunan signifikan, dari level berbahaya menjadi 0,07 hingga 0,04 mikrosievert per jam (µSv/jam), yang setara dengan kondisi normal.

BACA JUGA:  Sapu Bersih BUMN: Prabowo Opsi Usut Direksi 30 Tahun ke Belakang Hingga Bentuk Pengadilan Ad Hoc

Meski begitu, Hanif menyebut masih ada serpihan kecil Cesium-137 yang harus dibersihkan. “Lokalisasi sudah dilakukan di enam titik. Satu titik selesai hari ini, dan lima titik lainnya akan segera ditangani besok secara bertahap,” jelasnya.

Hanif menegaskan, penyimpanan di PMT bersifat sementara. Pemerintah bersama BRIN dan BAPETEN kini tengah merumuskan pembangunan fasilitas penyimpanan jangka panjang agar penanganan lebih berkelanjutan.

Ia juga memastikan bahwa kondisi lingkungan di sekitar Cikande saat ini sudah terkendali. “Nilai radiasi sudah turun menjadi 0,04 µSv/jam, sama dengan kondisi normal. Jadi wilayah ini sudah aman untuk masyarakat. Namun, masyarakat sekitar tetap akan kami periksa kesehatannya,” pungkasnya.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version