Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Deforestasi Nasional Naik Tajam, Data Menhut Ungkap Kondisi Hutan Sumatra Kian Mengkhawatirkan

Deforestasi Nasional Naik Tajam, Data Menhut Ungkap Kondisi Hutan Sumatra Kian Mengkhawatirkan

Nasional Sabtu, 6 Desember 2025 22:24 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Kementerian Kehutanan mengungkap fakta serius terkait kondisi hutan Indonesia. Dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Kamis (4/12/2025), Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni membeberkan data yang menunjukkan bahwa laju deforestasi nasional mengalami peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir, khususnya di wilayah Sumatra yang belakangan dilanda bencana longsor dan banjir bandang.

Berdasarkan paparan resmi yang disampaikan, total deforestasi Indonesia sepanjang Januari hingga September 2025 telah mencapai 166.450 hektare. Angka ini melonjak tajam dibandingkan tahun 2020 yang tercatat sebesar 119.092 hektare, atau meningkat sekitar 28 persen, meskipun tahun 2025 belum sepenuhnya berakhir.

Advertisement

“Saya ingin menyampaikan laporan umum tentang kondisi deforestasi hutan kita. Pada tahun 2025, deforestasi Indonesia hingga bulan September, sekali lagi saya tegaskan sampai bulan September karena kami akan ukur kembali nanti di akhir Desember,” ujar Raja Juli dalam rapat tersebut.

BACA JUGA:  Polda Metro Jaya Siap Buka Kembali Penyidikan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Meski demikian, Menhut menekankan adanya penurunan laju deforestasi apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ia menyebut bahwa angka deforestasi 2025 mengalami penurunan sekitar 23,01 persen dari 2024 yang mencapai 216.216 hektare.

Namun, tren penurunan tahunan ini tidak menutupi fakta bahwa secara spasial dan jangka menengah, kerusakan hutan di sejumlah provinsi justru semakin meluas—terutama di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Di Provinsi Aceh, luas deforestasi selama periode 2024 hingga September 2025 mencapai 10.100 hektare, melonjak drastis dibandingkan tahun 2020 yang hanya 1.918 hektare. Artinya, terjadi peningkatan lebih dari 426 persen dalam lima tahun terakhir.

Meski demikian, Raja Juli mencatat adanya penurunan deforestasi di Aceh dibandingkan tahun sebelumnya. “Di Aceh menurun sebesar 10,04%,” kata Raja Juli.

Situasi serupa juga terlihat di Sumatra Utara. Data Kementerian Kehutanan menunjukkan bahwa deforestasi di provinsi ini meningkat hampir empat kali lipat dalam lima tahun, dari 1.233 hektare pada 2019–2020 menjadi 6.142 hektare pada 2024–September 2025. Meski demikian, Menhut menyebut adanya tren penurunan tahunan. “Di Sumatra Utara menurun sampai 13,98%,” ujarnya.

BACA JUGA:  Fokus Jalani Pengobatan Jantung, Nanik S Deyang Mengundurkan Diri dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional

Kondisi paling mencolok terjadi di Sumatra Barat. Dalam lima tahun terakhir, deforestasi di provinsi ini melonjak hingga 637 persen, dari 774 hektare menjadi 5.705 hektare. Namun, jika dibandingkan dengan 2024, Menhut menyebut terjadi penurunan sekitar 14 persen.

“Dan di Provinsi Sumatra Barat turun 14%, sekali lagi dibandingkan dengan tahun 2024,” imbuhnya.

Meski terdapat penurunan dibandingkan tahun 2024, lonjakan deforestasi jangka menengah di wilayah-wilayah rawan bencana menimbulkan pertanyaan serius mengenai efektivitas perlindungan kawasan hutan dan tata kelola lingkungan. Data ini sekaligus menjadi sinyal peringatan bahwa masalah deforestasi bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga berkorelasi langsung dengan meningkatnya risiko bencana ekologis.

Advertisement

DPR Indonesia Provinsi
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

KPK Jawab Desakan Mahfud MD Terkait Kasus Febrie

Nasional

Habib Rizieq Kritik Mahfud MD Soal Sikapnya Plin-Plan

Nasional

Seleksi CPNS 2026 Disiapkan, Pemerintah Petakan Kebutuhan dan Anggaran

Nasional

Resmi Mendaftar ke Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Besutan Eks Jubir Anies Bersiap Menuju Pemilu 2029

BERITA TERBARU

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.