Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Peran TNI di Balik Pemulihan Bencana Sumatra

Peran TNI di Balik Pemulihan Bencana Sumatra

Nasional Kamis, 1 Januari 2026 3:25 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Di tengah upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, pembangunan jembatan darurat menjadi penentu kembalinya akses masyarakat. Di balik proses itu, ribuan personel TNI bekerja dengan waktu istirahat yang sangat terbatas.

Unsur pengarah BNPB Jonathan Victor Rembeth mengungkapkan bahwa sejumlah prajurit di lapangan hanya memiliki waktu tidur satu hingga dua jam demi mempercepat pembangunan jembatan Bailey di wilayah terdampak.

Advertisement

“Saya melihat adik-adik di lapangan itu, kalau kemarin Pak KASAD bicara tentang personelnya, kami terima kasih sekali di lapangan tentara itu mungkin hanya tidur 2 jam, 1 jam, semua baik di logistik, membangun kembali jembatan, itu orang-orang hebat semua,” ucapnya, Rabu (31/12/2025), dikutip dari YouTube tvOneNews.

BACA JUGA:  Anak Krakatau Masih Siaga, Erupsi Menerus Reda tetapi Ancaman Letusan Belum Usai

Jembatan Bailey yang dibangun tersebut berfungsi sebagai penghubung sementara di wilayah yang infrastrukturnya rusak akibat banjir dan longsor.

Jembatan rangka baja prefabrikasi ini dikenal portabel, cepat dirakit, dan cukup kuat untuk menopang aktivitas warga. Jenis jembatan ini pertama kali dikembangkan militer Inggris pada Perang Dunia II untuk mendukung mobilitas peralatan berat.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan sebanyak 37.910 personel TNI dikerahkan untuk membangun 32 jembatan Bailey di tiga provinsi terdampak bencana tersebut.

Peran aktif TNI dalam penanganan bencana, menurut Victor, merupakan bagian dari mandat hukum yang telah diatur negara. Dalam Undang-Undang TNI, terdapat ketentuan mengenai Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang menugaskan TNI menjalankan fungsi non-tempur untuk mendukung pemerintah dan masyarakat.

BACA JUGA:  Kapuspen TNI Bantah Isu Prajurit 'Serbu' Polda Metro Jaya, Tegaskan Narasi Provokatif

“Undang-undang kita juga sudah memasukkan yang namanya Undang-Undang TNI ya, OMSP, Operasi Militer Selain Perang. Jadi itu tanggung jawab TNI memang jelas,” ujarnya.

Selain dukungan aparat, Victor juga menyoroti partisipasi masyarakat sipil dalam pemulihan bencana. Ia menyebut bantuan donasi senilai Rp10,3 miliar yang dihimpun publik figur Ferry Irwandi telah disalurkan sepenuhnya kepada korban banjir dan longsor.

“Orang Indonesia hebat semua dalam hal ini, kita bekerja bersama-sama. Kami ingin katakan dari BNPB, terima kasih untuk orang yang bisa mengumpulkan Rp10 miliar,” paparnya.

Advertisement

Indonesia Perang Tentara
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

BERITA TERBARU

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version