Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Kutuk Agresi AS ke Venezuela, FPN: Amerika Serikat adalah Induk Terorisme Global

Kutuk Agresi AS ke Venezuela, FPN: Amerika Serikat adalah Induk Terorisme Global

Nasional Selasa, 6 Januari 2026 21:22 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Free Palestine Network (FPN) mengecam keras agresi militer yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap Republik Bolivarian Venezuela. Agresi tersebut dinilai sebagai bentuk lanjutan dari kebijakan imperialisme AS yang selama puluhan tahun telah menghancurkan kedaulatan banyak negara di dunia.

Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC, menegaskan bahwa serangan militer AS ke Venezuela tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

Advertisement

“Free Palestine Network (FPN) mengutuk keras agresi Amerika Serikat pada Venezuela. Agresi Amerika Serikat ini adalah bukti yang kesekian kali dari brutalitas kebijakan Imperialisme AS yang menghancurkan sebuah negara, membunuh rakyat dan menjarah sumber dayanya,” tegas Furqan.

Menurut Furqan, agresi ini sekaligus menegaskan posisi Amerika Serikat sebagai aktor utama di balik berbagai konflik global dan kekerasan sistemik terhadap bangsa-bangsa berdaulat.

BACA JUGA:  Pemanggilan Menteri Kabinet Merah Putih

“Agresi ini mengonfirmasi bahwa AS adalah induk dari terorisme itu sendiri, biang kekacauan di seluruh dunia. Jejaknya bisa kita lihat di Chile, Guatemala, Kongo, Libya, Irak, Suriah dan Palestina. AS telah membunuh lebih 20 juta rakyat di 37 negara di seluruh dunia pasca Perang Dunia Kedua. AS terlibat langsung atau tidak langsung dalam lebih dari 70 upaya perubahan rezim sebuah negara sejak 1945,” tambahnya.

FPN menilai tindakan militer Amerika Serikat tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya Pasal 1 dan Pasal 2 yang menjamin penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah suatu negara.

“Free Palestine Network (FPN) menyatakan solidaritasnya untuk Venezuela dan presidennya Nicolas Maduro. Dalam waktu dekat FPN akan melakukan aksi solidaritas di berbagai kota di seluruh Indonesia. FPN menyerukan kepada seluruh komunitas internasional untuk mengambil langkah berani dan tegas menghentikan agresi AS dan mengakhiri unilateralisme AS,” seru Furqan.

BACA JUGA:  Kasus Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung: Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Sebagai DPO

Sedikitnya 40 orang dilaporkan tewas dalam serangan pasukan khusus Delta Force Amerika Serikat ke Venezuela pada Sabtu dini hari, 3 Januari 2026. Korban tidak hanya berasal dari kalangan militer, tetapi juga warga sipil.

Dalam konferensi pers pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat akan mengambil alih kendali Venezuela beserta cadangan minyaknya yang sangat besar, menyusul penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan AS.

Advertisement

Konflik Palestina Perang
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

KPK Jawab Desakan Mahfud MD Terkait Kasus Febrie

Nasional

Habib Rizieq Kritik Mahfud MD Soal Sikapnya Plin-Plan

Nasional

Seleksi CPNS 2026 Disiapkan, Pemerintah Petakan Kebutuhan dan Anggaran

Nasional

Resmi Mendaftar ke Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Besutan Eks Jubir Anies Bersiap Menuju Pemilu 2029

BERITA TERBARU

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.