Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Free Palestine Network Gelar Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Depan Kedubes AS

Free Palestine Network Gelar Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Depan Kedubes AS

Nasional Selasa, 6 Januari 2026 22:27 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Massa Free Palestine Network (FPN) menggelar aksi solidaritas terhadap Venezuela di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), di jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2025). Tampak massa FPN membentangkan dua spanduk besar.

Spanduk pertama bertuliskan “Solidaritas untuk Venezuela, Dunia Harus Hentikan Agresi Amerika Serikat (AS). Adapun di spanduk kedua tertulis “Agresi Militer ke Venezuela, Bukti Amerika Serikat (AS) adalah Induk Terorisme”.

Advertisement

Dalam orasinya di atas mobil komando, Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC, menyebut peristiwa yang terjadi di Venezulea tidak berdiri sendiri. Ia satu rangkaian penindasan yang sama seperti yang dialami Palestina. Sama-sama ditindas imperialisme.

“80% senjata yang digunakan oleh Israel menggenosida rakyat Palestina datang dari Amerika Serikat. Di saat yang sama AS membutuhkan sumber daya minyak untuk menopang ekonominya. Karena itu tanpa malu Trump mengungkap motif ia menyerbu Caracas dan menculik Presiden Nicolas Maduro dan Istri adalah untuk menguasai Minyak Venezuela yang merupakan cadangan minyak terbesar di dunia,” jelas Furqan.

BACA JUGA:  Seleksi CPNS 2026 Disiapkan, Pemerintah Petakan Kebutuhan dan Anggaran

“Sementara itu Maduro sendiri dan rakyat Venezuela adalah pendukung setia perjuangan Palestina selama ini,” tambah Furqan.

Lebih lanjut Furqan menyebut agresi Amerika Serikat ke Venezuela adalah bukti telanjang dari brutalitas kebijakan imperialisme AS yang ingin menundukkan sebuah negara dan menjarah sumber dayanya.

“Agresi ini mengonfirmasi bahwa AS adalah induk dari terorisme itu sendiri, biang kekacauan di seluruh dunia. Jejaknya bisa ditemukan di Chile, Guatemala, Kongo, Libya, Irak, Suriah, Yaman dan Palestina. AS telah membunuh lebih 20 juta rakyat di 37 negara di seluruh dunia pasca perang dunia kedua. AS terlibat langsung atau tidak langsung dalam lebih dari 70 upaya perubahan rezim sebuah negara sejak 1945,” jelas Furqan.

BACA JUGA:  Bukan Soal Ijazah Semata: Ketika MK Tak Menemukan Bukti, tetapi Gugatan Gibran Tetap Kandas

Furqan menyerukan agar front anti imperialisme harus diperkuat di semua tingkatan, baik di Nasional, regional maupun internasional.

“Solidaritas bangsa-bangsa yang pernah dijajah dan ditindas harus dibangun! Solidaritas selatan-selatan harus dibangun! Solidaritas Asia, Afrika dan Amerika Latin harus dibangun! Indonesia punya modal sejarah karena pernah mempeloporinya tahun 1955,” tegas Furqan.

Menurut Furqan, aksi yang juga dilakukan FPN serentak hari ini di Bandung, Makassar, Solo, Kendari, Tarakan, Majene, dan berbagai kota lainnya di seluruh Indonesia adalah mata rantai perlawanan yang sama dengan perjuangan kaum buruh, kaum tani, mahasiswa dan pelajar yang ikut bersolidaritas untuk Venezuela di depan kedubes AS.

Advertisement

Israel Palestina Perang
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

BERITA TERBARU

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version