Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Roy Komentari Eggi: ‘Ternyata Cuman Sampai Segitunya, Itu Bukan Pejuang Namanya’

Roy Komentari Eggi: ‘Ternyata Cuman Sampai Segitunya, Itu Bukan Pejuang Namanya’

Nasional Sabtu, 10 Januari 2026 14:59 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Pertemuan tertutup antara Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Presiden Joko Widodo di Solo rupanya mengejutkan banyak pihak—termasuk Roy Suryo. Mantan Menpora itu mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya agenda pertemuan tersebut.

Alih-alih merasa tersentak atau bereaksi keras, Roy justru mengaku hanya bisa menertawakannya. Baginya, kabar pertemuan itu seolah menjadi titik akhir dari narasi panjang yang selama ini dibangun Eggi Sudjana terkait tudingan ijazah palsu Presiden Jokowi.

Advertisement

“Kami kalau dalam tim kuasa hukum, advokasi dan akademisi, kita tertawa malah. Oh, cuman segitu toh akhirnya kalian berdua itu. Gitu loh,” ujar Roy Suryo dalam program Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Jumat (9/1/2026).

BACA JUGA:  Menkeu Purbaya Tepis Isu Mundur Sambil Berkelakar: 'Saya Sukanya Maju'

Roy menilai, setelah pertemuan tersebut, publik kini bisa melihat batas sejauh mana perjuangan Eggi Sudjana dalam isu ijazah Jokowi. Bahkan, Roy menyebut status Eggi telah bergeser—dari sosok yang mengklaim diri sebagai pejuang, menjadi figur yang justru kalah sebelum mencapai tujuan.

“Kita kan menertawakan aja mereka ternyata ya. Ternyata cuman sampai segitunya. Itu bukan pejuang namanya, tapi pecundang,” tegas Roy.

Soilah alasan di balik pertemuan Eggi dengan Jokowi, Roy memilih untuk tidak berspekulasi. Ia mengaku tidak tahu-menahu dan menyerahkan sepenuhnya kepada Eggi untuk memberikan penjelasan kepada publik.

“Nah, makanya itu tanyakan ke Eggi. Jadi saya kira untuk baiknya Eggi harus menerima telepon dari redaksi,” imbuhnya.

Di tengah polemik tersebut, muncul pula anggapan bahwa Roy Suryo dan Eggi Sudjana telah pecah kongsi dalam isu tudingan ijazah palsu Presiden Jokowi. Namun Roy secara tegas membantah narasi itu.

BACA JUGA:  Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Menurut Roy, sejak awal dirinya memang tidak pernah berada dalam satu barisan kuasa hukum dengan Eggi. Karena itu, istilah pecah kongsi dianggapnya tidak relevan.

“Dari dulu memang kami enggak pernah set apa saya tidak pernah bersama-sama dengan Eggi dalam satu kuasa hukum. Enggak ada,” ujar Roy.

Ia juga menegaskan bahwa Eggi Sudjana tidak berada di bawah koordinasi tokoh-tokoh hukum lain yang selama ini kerap dikaitkan dalam isu tersebut.

“Eggi juga tidak dibawah Pak Khozinudin. Eggi juga tidak dibawah Abraham Samad, juga tidak dibawah Pak Petrus,” tegasnya.

Advertisement

Aksi IKN Jokowi
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

KPK Jawab Desakan Mahfud MD Terkait Kasus Febrie

Nasional

Habib Rizieq Kritik Mahfud MD Soal Sikapnya Plin-Plan

Nasional

Seleksi CPNS 2026 Disiapkan, Pemerintah Petakan Kebutuhan dan Anggaran

Nasional

Resmi Mendaftar ke Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Besutan Eks Jubir Anies Bersiap Menuju Pemilu 2029

BERITA TERBARU

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.