Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Hadiri KTT BoP Gaza Bentukan Trump, Puan Bela Prabowo: Indonesia Tetap di Jalur ‘Bebas Aktif’

Hadiri KTT BoP Gaza Bentukan Trump, Puan Bela Prabowo: Indonesia Tetap di Jalur ‘Bebas Aktif’

Nasional Kamis, 19 Februari 2026 22:37 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Langkah Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri KTT Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) memantik sorotan. Forum yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump itu melibatkan sejumlah negara, termasuk Israel—yang hingga kini masih melancarkan operasi militer di Gaza.

Di tengah kritik dan pertanyaan publik, Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI-P Puan Maharani angkat bicara. Ia menegaskan posisi Indonesia tidak berubah: tetap pada garis politik luar negeri ‘bebas aktif’.

Advertisement

“Ya yang pertama, bagaimana kemudian posisi kita, Indonesia, tetap bisa sejalan dengan posisi bebas aktif,” ujar Puan dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, kehadiran Prabowo dalam KTT Dewan Perdamaian Gaza bukanlah bentuk kompromi terhadap prinsip, melainkan bagian dari upaya mendukung kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi multilateral.

“Kemudian, tentu saja kehadiran Presiden di situ untuk tetap mendukung kemerdekaan Palestina, bagaimana dan seperti apa, saya rasa Presiden sudah memiliki visi untuk bisa mendukung dan menjalankan politik bebas aktif tersebut dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina,” jelasnya.

BACA JUGA:  Tolak Kenaikan BBM, Aksi Demo Mahasiswa UBK di Medan Merdeka Barat Diwarnai Kericuhan

Saat ditanya apakah perjuangan Indonesia untuk memerdekakan Palestina menjadi lebih menantang dalam konfigurasi geopolitik terbaru, Puan kembali menegaskan posisi normatif pemerintah.

“Kan sudah jelas posisi kita, dan Presiden sudah mengatakan Indonesia dalam posisi bebas aktif, namun tetap memperjuangkan kemerdekaan Palestina,” imbuh Puan.

Di sisi lain, dinamika di lapangan belum menunjukkan tanda mereda. Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menegaskan pasukannya tidak akan bergeser sejengkal pun dari posisi mereka di Gaza saat ini, meskipun rencana perdamaian yang diinisiasi Trump telah memasuki fase kedua.

Pernyataan keras itu disampaikan di tengah peluncuran Board of Peace atau Dewan Perdamaian oleh Trump, yang dimaksudkan sebagai forum untuk mendorong penyelesaian konflik.

Katz menyatakan, Israel tetap akan menduduki wilayah yang disebut sebagai ‘Garis Kuning’ di Gaza timur sampai Hamas sepenuhnya melucuti senjatanya, sebagaimana dilansir Middle East Monitor, Selasa (17/2/2026).

BACA JUGA:  Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun dan 2,3 Juta Hektare Lahan ke Negara

“Kami tidak akan pernah membiarkan Hamas tetap ada, baik dengan senjata maupun dengan terowongan. Slogannya sederhana: sampai terowongan terakhir,” ujar Katz dalam konferensi yang diselenggarakan oleh surat kabar Yedioth Ahronoth, Selasa (17/2/2026).

‘Garis Kuning’ merujuk pada titik di mana pasukan Israel menarik diri ke wilayah timur Gaza selama fase pertama rencana perdamaian Trump. Berdasarkan jadwal fase kedua yang dimulai bulan lalu, Israel seharusnya mulai menarik pasukannya secara bertahap dari garis tersebut.

Di tengah tarik-menarik kepentingan itu, posisi Indonesia kembali diuji. Hadir dalam forum yang di dalamnya terdapat Israel, sementara komitmen pada kemerdekaan Palestina tetap ditegaskan, membuat politik ‘bebas aktif’ berada dalam sorotan—antara diplomasi pragmatis dan konsistensi prinsip yang selama ini diklaim tak berubah.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kapolri Irit Bicara Ditodong Kritik Mahfud MD Soal Pengalihan Kasus Febrie: ‘Sudah Dibahas di Rapat’

Nasional

Rizal Fadillah Jadi Tersangka: Pengamat Nilai Isu Ijazah Jokowi Lebih Menonjol daripada Identitas dan Stabilitas PSI di Jabar

Nasional

Ledakan Gudang Amunisi Puspalad Madiun: Satu Prajurit Gugur, Penyebab Masih Diselidiki

Nasional

Pemerintah Alokasikan Rp 3 Miliar untuk Setiap Koperasi Desa Merah Putih

BERITA TERBARU

Kapolri Irit Bicara Ditodong Kritik Mahfud MD Soal Pengalihan Kasus Febrie: ‘Sudah Dibahas di Rapat’

Rizal Fadillah Jadi Tersangka: Pengamat Nilai Isu Ijazah Jokowi Lebih Menonjol daripada Identitas dan Stabilitas PSI di Jabar

Ledakan Gudang Amunisi Puspalad Madiun: Satu Prajurit Gugur, Penyebab Masih Diselidiki

Pemerintah Alokasikan Rp 3 Miliar untuk Setiap Koperasi Desa Merah Putih

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

Melirik Dukungan Pusat untuk Perkebunan Jawa Barat

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.