Advertisement
GazanaPublika.com, Jakarta — Penetapan pagu anggaran sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL) untuk program Sekolah Rakyat yang dinilai lebih tinggi dari harga pasaran mendapat penjelasan dari pemerintah. Tingginya kalkulasi anggaran disebut bukan semata pada harga bahan, melainkan karena adanya standar teknis khusus yang diterapkan dalam proses produksi.
Pejabat terkait, Agus, menjelaskan bahwa sepatu PDL yang disiapkan untuk peserta Sekolah Rakyat dirancang dengan sejumlah pertimbangan utama, mulai dari kenyamanan saat digunakan, kekuatan material, kerapian model, hingga keseragaman bentuk agar sesuai dengan identitas program pendidikan tersebut.
Advertisement
“Karena memperhatikan kenyamanan, kekuatan bahan, kerapian model, keseragaman, termasuk kemudian dilakukan fitting,” ujar Agus.
Menurutnya, proses fitting atau penyesuaian ukuran menjadi salah satu komponen yang ikut memengaruhi besaran pagu. Tahapan tersebut dinilai penting agar sepatu yang diproduksi tidak hanya seragam secara tampilan, tetapi juga nyaman digunakan sesuai ukuran masing-masing pemakai.
Agus juga menegaskan bahwa pemerintah tidak menetapkan syarat penggunaan bahan kulit sapi asli sebagai material utama. Namun, standar kekuatan bahan tetap menjadi ketentuan wajib agar sepatu memiliki daya tahan tinggi dan sesuai dengan kebutuhan pemakaian lapangan.
“Oh tidak, tidak, kita tidak spesifik kemudian harus berbahan itu (kulit sapi asli). Intinya bahan ini harus kuat ya, harus standarisasinya seperti itu. Dan kemudian karena ini custom, ya, kemudian kita juga di situ ada pencantuman logo Sekolah Rakyat,” jelasnya.
Selain faktor material dan fitting, unsur custom design berupa pencantuman logo resmi Sekolah Rakyat juga menjadi bagian dari spesifikasi yang membedakan produk tersebut dari sepatu umum di pasaran. Modifikasi identitas visual itu dinilai menambah nilai produksi karena memerlukan desain dan pengerjaan khusus.
Dengan penjelasan tersebut, pemerintah menekankan bahwa pagu anggaran sepatu PDL disusun berdasarkan spesifikasi teknis dan standar mutu yang ditetapkan, bukan semata membandingkan harga sepatu komersial biasa yang beredar di pasar.
Advertisement
