Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Ketua Umum PDI Perjuangan Singgung Intimidasi Oknum TNI di Boyolali dalam Kampanye di Bandung

Ketua Umum PDI Perjuangan Singgung Intimidasi Oknum TNI di Boyolali dalam Kampanye di Bandung

Nasional Minggu, 21 Januari 2024 14:47 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

Bandung, GazanaPublika.com – Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP, mengomentari kasus intimidasi oleh oknum TNI terhadap para relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah, saat berbicara dalam kampanye akbar di Lapangan Tegalega, Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/1/2024).

Megawati menyoroti bahwa seorang pemimpin seharusnya menjadi pelindung bagi rakyatnya, bukan menggerakkan aparat penegak hukum secara diam-diam.

Advertisement

“Lihat kasus di Boyolali, itu nyata, bukan bohong. Ketika ditanya oleh Pak Ganjar, saya tidak akan disebut sebagai provokator. Tidak, tidak sama sekali,” ujar Megawati.

“Ibu ingin menyampaikan kebenaran kepada rakyat Indonesia bahwa seorang pemimpin seharusnya melindungi seluruh rakyatnya di mana pun mereka berada, bukan malah melakukan intervensi tersembunyi dengan menurunkan aparat, baik polisi maupun aparat lainnya,” tambahnya.

BACA JUGA:  Kronologi Direkam CCTV, Skandal Kepsek dan Oknum Guru di Pekalongan

Lebih lanjut, Megawati menilai bahwa aparat penegak hukum seharusnya berperan sebagai pembela rakyat, bukan malah melakukan intimidasi seperti yang terjadi di Boyolali.<span;>.

Terus tentaran sampai mukulin rakyatnya siapa dia? Dia itu adalah abdi negara apa arti abdi negara? dia harus membantu rakyatnya krn dia pun dijadikan oleh rakyat di sekolahkan utk bisa apa? Nah untuk membela rakyat untuk perang kalau ada musuh datang bukan untuk meyakiti rakyat nya benar apa tidak? Benar apa tidak?” tegas dia.

Megawati juga mengajukan permintaan kepada seluruh relawan dan pendukung yang hadir untuk segera melaporkan setiap insiden intimidasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia juga menekankan pentingnya agar semua pihak tetap teguh dan tidak merasa takut menghadapi tindakan intimidasi.(Sumber: Liputan6.com)

BACA JUGA:  Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Advertisement

Bandung Megawati Soekarno Putri
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

BERITA TERBARU

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version