Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Ganjar Tekankan Mahfud MD untuk Mundur dari Jabatannya

Ganjar Tekankan Mahfud MD untuk Mundur dari Jabatannya

Nasional Selasa, 23 Januari 2024 20:11 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: Ganjar Pranowo (detik.com)

Advertisement

Kendal, GazanaPublika.com – Ganjar Pranowo, Calon Presiden Nomor Urut 3, mengemukakan saran agar Mahfud MD, Calon Wakil Presiden, mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

Usulan ini disampaikan usai kunjungannya ke Pensantren Kebudayaan Ndalem Wongsorogo di Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah, pada Selasa (23/1/2024).

Advertisement

Ganjar menegaskan bahwa isu ketidaknetralan pejabat publik di tingkat pusat dan daerah, yang kini menjadi perhatian Koalisi Masyarakat untuk Pemilu Bersih, telah menjadi pokok pembahasan intensif dengan Mahfud MD.

“Itulah yang sebenarnya sejak awal kami (Ganjar-Mahfud) bicara apakah seorang yang sekarang menjabat di jabatan publik, baik itu setingkat menteri atau kepada daerah. Mundur atau tidak,” kata Ganjar.

Ganjar menyampaikan bahwa ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa pejabat publik tidak perlu mengundurkan diri, hal ini membuka peluang bagi Mahfud MD dan Prabowo Subianto, yang masih menjabat sebagai menteri di Kabinet Indonesia Maju, untuk tetap menjalankan tugas mereka sambil terlibat dalam kegiatan kampanye Pilpres 2024.

BACA JUGA:  Perdana, Pendekar Banten Latihan Jurus Baku TTKKBI di Markas DPW I Banten

Setelah berdiskusi dengan Mahfud, Ganjar menyoroti potensi konflik kepentingan yang dapat muncul dari partisipasi pejabat, termasuk menteri, gubernur, wali kota, dan bupati yang aktif tanpa mengundurkan diri dari jabatan mereka dalam kontestasi Pemilu 2024.

“Keputusan bahwa pejabat publik tidak perlu mengundurkan diri, dan diperbolehkan untuk tetap aktif, membawa potensi konflik kepentingan. Saya dan Pak Mahfud telah berdiskusi sejak awal mengenai hal ini, karena pertanyaannya adalah apakah kita dapat menjaga netralitas dan tidak menggunakan fasilitas negara sebagai pejabat publik yang juga terlibat dalam kontestasi Pemilu,” ungkap Ganjar.

Dengan beberapa kejadian terbaru, seperti pembagian bantuan sosial (bansos) yang diklaim sebagai hasil kerja dari kementerian tertentu, dan arahan kepada pejabat di tingkat daerah, Kabupaten/Kota hingga desa untuk mendukung paslon tertentu, Ganjar menyatakan bahwa konflik kepentingan tidak dapat dihindari.

BACA JUGA:  Polri Tegaskan Penetapan Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Berdasarkan Lebih dari Dua Alat Bukti

“Ada yang menggunakan alat transportasi, fasilitas, atau program dari pemerintah dengan alasan kunjungan kerja, namun ternyata dilibatkan dalam kampanye terselubung. Masyarakat dapat menilai bahwa netralitas tidak terjaga, dan akhirnya koalisi melaporkan hal tersebut,” ungkap Ganjar.

Ganjar telah menyarankan Mahfud untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menko Polhukam untuk memastikan pemilihan yang jujur dan adil, serta menghindari konflik kepentingan.

“Oleh karena itu, saya menyarankan untuk mengundurkan diri, termasuk untuk Pak Mahfud. Kami telah mendiskusikan hal ini, agar Pemilu berjalan adil dengan mengundurkan diri. Jika aturan dapat dibuat untuk meminta pejabat publik mengundurkan diri, itu akan lebih baik dan adil. Hal ini dapat mencegah klaim bahwa bantuan beras atau program tertentu berasal dari suatu kementerian, sehingga menciptakan kondisi yang lebih baik,” tutur Ganjar. (Sumber: Tribunnews.com)

Advertisement

Mahfud MD
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

BERITA TERBARU

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version