Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Megawati: Jangan Mudah Digoyang Pilihannya Cuma Gara-gara Bansos

Megawati: Jangan Mudah Digoyang Pilihannya Cuma Gara-gara Bansos

Berita Utama Sabtu, 3 Februari 2024 19:59 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

Jakarta, GazanaPublika.com – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan agar masyarakat jangan mudah digoyang dengan menggunakan program Bansos dalam menentukan pilihan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

“Saya tanya, siapa yang coba terima bansos angkat tangan. Hey, jangan bohong, ya gak papa terima saja, tapi coblosnya jangan goyang loh,” ucap Megawati di hadapan pendukung Ganjar-Mahfud di Stadion Utama GBK, Jakarta, pada Sabtu (3/2).

Advertisement

Megawati menegaskan agar masyarakat tidak terperdaya oleh bansos yang diberikan oleh pemerintah. Ia menekankan bahwa bansos berasal dari uang rakyat yang merupakan kewajiban pemerintah untuk memberikannya kepada masyarakat.

Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya pemilihan berdasarkan pertimbangan yang jelas, tanpa terpengaruh oleh bantuan sosial. Megawati berharap agar masyarakat tetap memilih sesuai dengan keyakinan dan pemahaman terhadap visi serta program calon presiden dan calon wakil presiden.

BACA JUGA:  Kronologi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tersangka Megakorupsi dan TPPU

“Siapa yang mau goyang, hayo siapa yang mau goyang. Loh orang bansos uang rakyat e.. Jangan lupa loh,” kata Mega.

“Woa kayanya. Lolo-lolo ini duitnya dari mana ya. Jadi kalau mikir itu mikir lurus, ingat loh, ibu ngomong loh. Nyoblosnya lima menit, kalau salah memilih pemimpin ngerasain akibatnya lima tahun,” tambah Mega.

Jangan Takut Intimidasi

Megawati Soekarnoputri meminta seluruh pendukung yang hadir untuk menyuarakan kebenaran tanpa takut intimidasi, dan tidak tergoda hanya karena menerima bantuan sosial (bansos).

“Saya minta kepada seluruh pendukung yang hadir, ikut menyuarakan kebenaran. Jangan takut dengan intimidasi, jangan khawatir hanya karena tidak mendapat bansos,” ucap Megawati di hadapan pendukung Ganjar-Mahfud di Stadion Utama GBK, Jakarta.

BACA JUGA:  KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Dugaan Suap Pengurusan HGB di Bogor

Dalam pertanyaan retoris, Megawati menyoroti intimidasi terhadap rakyat sebelum seseorang menjadi presiden, dengan menggunakan uang negara. Ia menegaskan bahwa pemimpin seharusnya tidak melakukan intimidasi terhadap rakyat.

“Mau pilih yang seperti itu atau tidak? Coba yang teguh, tidakkkk. Bahkan ibu yang sudah tua pun kesulitan mengeluarkan suara karena rasa takut. Rakyat menjadi penakut karena tidak mengerti undang-undang, hanya disuruh-suruh, haknya tidak digunakan,” tambahnya.

Pernyataan Megawati menekankan pentingnya suara rakyat yang bebas, tanpa tekanan, dan berdasarkan pada pemahaman akan kebenaran dan visi pemimpin yang diinginkan. (Sumber: Liputan6.com)

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

BERITA TERBARU

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version