Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Anies Baswedan Bacakan Spanduk Bertuliskan “Negara Punya Rakyat Bukan Punya Keluargamu”

Anies Baswedan Bacakan Spanduk Bertuliskan “Negara Punya Rakyat Bukan Punya Keluargamu”

Nasional Rabu, 7 Februari 2024 15:22 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

Semarang, GazanaPublika.com – Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, membacakan sejumlah spanduk yang dibentangkan dalam kampanye akbar bertajuk “Desak Anies” di Semarang pada Senin malam (5/2/2024).

Dalam acara tersebut, Anies membacakan spanduk-spanduk yang mengkritik kondisi demokrasi dan politik dinasti di Indonesia.

Advertisement

“Saya membaca spanduk luar biasa ‘ojo ngurus negoro sak pena’e dhewe (jangan mengurus negara seenaknya sendiri)’, terus ‘hawane kudu dukung perubahan’, oke,” kata Anies.

Salah satu spanduk menyoroti bahwa negara adalah milik rakyat, bukan milik satu keluarga saja. “Negara punya rakyat bukan punya keluargamu,” ucap Anies, disambut gemuruh teriakan hadirin.

BACA JUGA:  Miris! APBN Defisit Rp240,1 Triliun hingga Agustus, Suahasil Sebut Masih Terkendali

Anies juga membaca spanduk lain yang menekankan bahwa bantuan sosial (bansos) bukan untuk pameran sosial (pansos).

Selain itu, Anies menyoroti asal-usul spanduk tersebut, mengklaim bahwa spanduk tersebut adalah karya rakyat yang dibuat dari biaya sendiri. Dia menekankan bahwa keberhasilan spanduk ini adalah hasil keringat orang-orang yang bekerja dengan tulus.

Menyinggung pesaingnya, Anies mengkritik pasangan calon lain yang sering menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat spanduk. Menurutnya, spanduk yang dibuat dengan bantuan AI tidak orisinal dan hanya mengandalkan kekuatan uang untuk mencetaknya.

“Ini semuanya jenis-jenis cetakan kreativitas non-AI. Ini bukan AI semua, ini original,” ujar Anies.

BACA JUGA:  Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Anies menegaskan bahwa spanduk yang dibentangkan dalam kampanye tersebut adalah hasil kreasi yang tidak dapat disamakan dengan spanduk-serupa dari kota lain, menyoroti keaslian dan kreativitas dari kampanye yang dijalankan. (Sumber: Kompas.com)

Advertisement

Anies Baswedan
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

BERITA TERBARU

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version