Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Menurut LSI: 75 Persen Publik Percaya Hasil “Real Count” KPU

Menurut LSI: 75 Persen Publik Percaya Hasil “Real Count” KPU

Nasional Senin, 26 Februari 2024 15:46 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

Jakarta, GazanaPublika.com – LSI memberikan informasi hasil survei pasca pemilu terkait real count pada 19-21 Februari 2024

Dari hasil rilisnya menunjukkan bahwa 75 persen publik, termasuk mereka yang tidak mengetahui hasil real count KPU, mempercayai penghitungan suara resmi yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Advertisement

Hal ini djjelaskan Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan. Ia menyebut hal ini sebagai indikasi positif bahwa hasil real count KPU tetap mendapat kepercayaan masyarakat.

“75 persen secara keseluruhan menyatakan hasil real count KPU bisa dipercaya,” ujar Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, Minggu (24/2/2024), sebagaimana dilansir dari Kompas.com.

“Jadi ini cukup bagus sebetulnya bahwa real count yang dijelaskan KPU, yang diumumkan melalui Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) itu masih dipercaya oleh masyarakat,” jelas dia.

BACA JUGA:  Ojol Akhirnya Menang, Bebas dari Eksploitasi

Dalam data yang sama, hanya 18,9 persen dari responden yang menyatakan ketidakpercayaan pada real count, sementara 5,8 persen lainnya mengaku tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.

Temuan LSI juga mengungkap bahwa di antara mereka yang tidak percaya pada real count KPU, pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 1 dan 3, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar serta Ganjar Pranowo-Mahfud MD, mendominasi dengan masing-masing 51,5 dan 30,9 persen.

Sementara itu, pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang tidak percaya pada real count hanya mencapai 17,6 persen dari kalangan yang sama. LSI menjelaskan bahwa target populasi survei ini adalah warga Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau yang telah menikah dan memiliki telepon/ponsel, yang jumlahnya mencakup sekitar 83 persen dari total populasi nasional.

BACA JUGA:  Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode random digit dialing (RDD) atau teknik pemilihan sampel melalui pembangkitan nomor telepon secara acak. Dengan menggunakan teknik RDD, sebanyak 1.211 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, dilanjutkan dengan validasi dan screening. Margin of error survei diestimasi sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi simple random sampling. LSI menyatakan bahwa wawancara dengan responden dilakukan melalui telepon oleh pewawancara yang telah menjalani pelatihan. (Sumber: Kompas.com)

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version