Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Partai Gelora Tolak PKS di Koalisi, Jazuli Juwaini Beri Tanggapan

Partai Gelora Tolak PKS di Koalisi, Jazuli Juwaini Beri Tanggapan

Nasional Kamis, 2 Mei 2024 1:34 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Ketua Fraksi PKS di DPR Ri, Jazuli Juwaini (sumber: jawapos.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR, Jazuli Juwaini, memberikan tanggapan terkait penolakan Partai Gelora terhadap kemungkinan PKS bergabung dengan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Jazuli meminta anggota dan simpatisan PKS untuk tidak terprovokasi.

Advertisement

“Kepada seluruh keluarga besar PKS, jangan terprovokasi oleh siapa pun, termasuk pengamat. Tetap tenang dan santai,” ujar Jazuli saat dihubungi Kompas.com pada Rabu (1/5/2024).

Menurut Jazuli, keputusan untuk menentukan posisi politik PKS, baik sebagai oposisi maupun bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran, akan ditentukan oleh Majelis Syuro dan DPTP PKS.

Ia menegaskan bahwa arah politik PKS bukan ditentukan oleh Partai Gelora atau partai lainnya.

“Apa pun keputusan yang diambil, PKS akan tetap membangun komunikasi dengan Pak Prabowo sebagai presiden terpilih, baik berkoalisi maupun beroposisi,” ucap dia.

BACA JUGA:  Laporan Pelanggaran Etik Hakim Melonjak pada Semester I 2026, Peradilan Umum Paling Banyak Disorot

“Termasuk akan tetap berkomunikasi dengan parpol-parpol lain yang lolos dan masuk parlemen apa pun positioning PKS (baik oposisi maupun koalisi),” kata Jazuli.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelora, Mahfuz Sidik, menyatakan bahwa ia tidak ingin Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bergabung dengan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Mahfuz berpendapat bahwa sikap politik dan ideologi PKS berbeda dengan kedua tokoh tersebut.

“Pak Prabowo telah berulang kali menekankan pentingnya keberlanjutan pembangunan untuk memastikan capaian yang telah dicapai tidak hilang dan dimulai dari nol lagi,” ujar Mahfuz kepada Kompas.com pada Senin (29/4/2024).

“Sementara PKS dengan jelas menolak program strategis Presiden Joko Widodo, seperti Ibu Kota Nusantara (IKN),” tambahnya.

BACA JUGA:  Seleksi CPNS 2026 Disiapkan, Pemerintah Petakan Kebutuhan dan Anggaran

Mahfuz menambahkan bahwa dalam Pemilu 2024, PKS bahkan berjanji untuk mempertahankan Jakarta sebagai ibu kota.

Mahfuz menganggap ini sebagai contoh perbedaan antara PKS dengan Prabowo-Gibran, serta dengan Jokowi.

Selain itu, Mahfuz mencatat bahwa PKS sempat menentang pencalonan Gibran sebagai pendamping Prabowo pada Pilpres 2024.

“PKS menolak Gibran dengan alasan dia dianggap anak haram konstitusi. PKS tampaknya tidak siap menerima rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo,” kata Mahfuz.

Mahfuz juga menyatakan bahwa keputusan Prabowo untuk bergabung dengan pemerintahan Jokowi setelah Pilpres 2019 dianggap sebagai pengkhianatan oleh pendukung PKS.

Oleh karena itu, ia meminta PKS untuk tidak mengharapkan undangan Prabowo untuk bergabung dengan pemerintahannya di masa depan. (Sumber: Kompas.com)

Advertisement

Pemilu
Ricky Fadil
  • Website

Editor

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version