Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Akhirnya PPP dan Perindo Meninggalkan PDIP Sendirian, Kata Hasto Tak Masalah

Akhirnya PPP dan Perindo Meninggalkan PDIP Sendirian, Kata Hasto Tak Masalah

Berita Utama Minggu, 18 Agustus 2024 16:09 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Ilustrasi: Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto (foto: Inilah.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, merespons tenang kabar dukungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Perindo terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang terpilih dalam Pilpres 2024. Meskipun kedua partai tersebut sebelumnya merupakan sekutu PDIP dalam mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres, Hasto menegaskan bahwa PDIP tidak mempersoalkan keputusan politik mereka.

“Kami tidak melihat ada masalah dengan pilihan PPP dan Perindo. Mereka berhak menentukan arah politiknya sendiri. Yang penting adalah bagaimana pendukung mereka, semoga dapat menemukan tempatnya di PDI Perjuangan,” ujar Hasto di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Minggu, (18/8/2024).

Advertisement

Hasto menjelaskan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Ketua Umum Perindo, Angela Tanoesoedibjo, sebelum keputusan tersebut diambil. Menurutnya, ini adalah bagian dari dinamika politik yang harus dihormati dan diterima dengan lapang dada.

“Saya sudah bertemu dengan Mbak Angela, dan dia menyampaikan keputusan ini kepada saya. Kami sangat memahami, dan inilah keindahan dari politik. Perbedaan dalam posisi politik adalah sesuatu yang normal dan harus dihormati,” jelas Hasto.

BACA JUGA:  Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Di tengah perkembangan politik ini, Hasto menegaskan bahwa PDIP tetap akan konsisten dengan jalan perjuangan yang berfokus pada kerakyatan. Ia menekankan pentingnya membangun demokrasi yang sehat dan berdaulat, yang memungkinkan setiap warga negara untuk mencapai prestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga.

“Kami tetap teguh pada prinsip kerakyatan. PDIP berkomitmen untuk membangun demokrasi yang berdaulat, di mana setiap anak bangsa bisa mengembangkan potensinya. Kita semua pernah merasakan kebanggaan ketika melihat bendera Merah Putih berkibar di Olimpiade, itulah semangat yang ingin kami dorong,” tuturnya.

Hasto juga menyinggung soal kemungkinan koalisi dalam Pilkada DKI Jakarta, sembari menunggu hasil Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia menegaskan bahwa PDIP akan mendukung pihak-pihak yang berani mengambil keputusan, meski dihadapkan pada intimidasi.

BACA JUGA:  Kesepuhan Adat Ingatkan Dampak Ekologi dan Sosial Terkait Menteri ESDM Tetapkan 528 Hektare Wilayah Pertambangan Rakyat di Lebak

“Kami akan menunggu hasil Muktamar PKB. Kami mendukung mereka yang berani mengambil keputusan, meskipun ada tekanan. Semangat kemerdekaan adalah semangat untuk bebas menyatakan pendapat, tanpa ada yang mencoba mengintimidasi kedaulatan setiap warga bangsa maupun partai politik,” tegas Hasto.

Ketika ditanya tentang kemungkinan PDIP ditinggalkan dalam Pilkada DKI Jakarta, Hasto dengan percaya diri menyatakan bahwa suara rakyat akan menjadi penentu akhir. Ia mengingatkan bahwa sejarah telah membuktikan bahwa kekuatan rakyat tidak bisa diremehkan.

“Dalam Pemilu tahun 1997, kami dilarang ikut serta, tapi akhirnya pemerintah tumbang oleh gerakan mahasiswa. Siapa pun yang mencoba menghalangi suara rakyat akan berhadapan dengan kekuatan besar itu. Jangan pernah meremehkan suara rakyat, biarkan mereka menentukan pemimpinnya dengan kedaulatan penuh,” pungkasnya.

Sumber: Detik.com

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version