Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Demo Driver Ojol Tuntut Pengusaha Turunkan Pemotongan Aplikasi

Demo Driver Ojol Tuntut Pengusaha Turunkan Pemotongan Aplikasi

Nasional Jumat, 30 Agustus 2024 0:04 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: Detik.com

Advertisement

GazanaPublika.com –  Ribuan driver ojek online (ojol) dan kurir online dari seluruh Jabodetabek kembali turun ke jalan, melancarkan aksi unjuk rasa besar-besaran yang tersebar di beberapa lokasi strategis di ibu kota. Aksi yang dimulai sejak pukul 12.00 WIB ini terpusat di Istana Negara, Kantor Gojek, dan Kantor Grab, sementara gelombang protes lainnya dimulai satu jam kemudian di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa Jalan Medan Merdeka mengalami penutupan total akibat jumlah massa yang mencapai ribuan. Keberadaan para pengunjuk rasa ini tak hanya memadati jalan-jalan utama, tetapi juga memicu gelombang dukungan dan keluhan di media sosial. Tagar terkait demo ojol bahkan menjadi trending topic di platform X, dengan lebih dari 22.300 tweet yang menghimpun berbagai pandangan dan reaksi dari netizen.

Advertisement

Banyak pengguna media sosial mengungkapkan kesulitan yang mereka alami dalam memesan layanan transportasi dan makanan secara online selama aksi berlangsung. Di sisi lain, dukungan moral untuk para driver dan kurir yang berjuang demi hak-hak mereka juga mengalir deras dari berbagai kalangan.

BACA JUGA:  Makna Ganda di Balik Ritual Injak Kepala Kerbau Jokowi: Apresiasi Budaya sekaligus Isyarat Politik ke PDIP

Tuntutan yang disuarakan oleh para driver dan kurir ini berfokus pada pengakuan legal terhadap profesi mereka, serta peninjauan ulang kebijakan potongan aplikasi yang dinilai memberatkan. Mereka menuntut pemerintah, terutama Kementerian Kominfo, untuk merevisi Peraturan Kominfo Nomor 1 Tahun 2012 yang mengatur formula tarif layanan pos komersial. Para demonstran merasa bahwa regulasi ini perlu diperbaharui untuk mencerminkan keadilan bagi para mitra ojek dan kurir online di Indonesia.

Selain itu, para pengunjuk rasa juga meminta Kominfo untuk melakukan evaluasi dan pengawasan lebih ketat terhadap kebijakan-kebijakan bisnis yang diterapkan oleh perusahaan aplikasi, yang dinilai merugikan para driver. Mereka menyerukan dihapuskannya program tarif hemat yang dianggap tidak manusiawi, serta penyeragaman tarif pengantaran di seluruh platform aplikasi.

BACA JUGA:  MBG Janji Politik, Tidak Bisa Ditutup

Salah satu tuntutan utama yang mencuat adalah legalisasi status ojek online di Indonesia melalui penerbitan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh beberapa kementerian terkait. Para driver berharap dengan adanya legalisasi ini, profesi mereka bisa mendapatkan perlindungan hukum yang lebih baik dan diakui sebagai angkutan sewa khusus, yang saat ini masih berada dalam area abu-abu regulasi.

Aksi demonstrasi ini mencerminkan kekhawatiran yang mendalam dari para pekerja sektor transportasi online terhadap keberlanjutan profesi mereka dan keinginan untuk mendapatkan perlakuan yang lebih adil dalam ekosistem bisnis yang semakin kompetitif. Ke depan, pemerintah dan perusahaan aplikasi diharapkan dapat memberikan respons yang konkret terhadap tuntutan yang disampaikan oleh para driver dan kurir online ini, agar situasi bisa kembali kondusif dan adil bagi semua pihak.

 

Advertisement

Demontrasi
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

KPK Jawab Desakan Mahfud MD Terkait Kasus Febrie

Nasional

Habib Rizieq Kritik Mahfud MD Soal Sikapnya Plin-Plan

Nasional

Seleksi CPNS 2026 Disiapkan, Pemerintah Petakan Kebutuhan dan Anggaran

Nasional

Resmi Mendaftar ke Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Besutan Eks Jubir Anies Bersiap Menuju Pemilu 2029

BERITA TERBARU

Puisi Anak Binaan LPKA Sentuh Hati Tinawati Andra Soni pada Peringatan Hari Anak Nasional

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.