Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Imam Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar Istiqlal Kecup Kening Paus Fransiskus, Dibalas Paus Cium Tangannya

Imam Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar Istiqlal Kecup Kening Paus Fransiskus, Dibalas Paus Cium Tangannya

Nasional Kamis, 5 September 2024 14:16 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Momen ketika Paus Fransiskus mencium tangan Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, pada Kamis (5/9). (Foto: REUTERS/Guglielmo Mangiapane dicopy dari CNNIndonesia.com)

Advertisement

GazanaPublika.com –  Momen mengharukan antara Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, dan Paus Fransiskus mencuri perhatian publik pada Kamis, 5 September 2024. Dalam suasana penuh keakraban dan persahabatan, Nasaruddin Umar mengecup kening Paus Fransiskus, yang kemudian disambut hangat oleh Paus dan balik membalas mencium tangan Nasaruddin Umar. Momen ini terjadi sesaat setelah Paus Fransiskus menyelesaikan kunjungannya ke Masjid Istiqlal, Jakarta (5/9/2024)

Saat Nasaruddin menyalami tangan Paus, ia dengan penuh hormat mencium kening pemimpin tertinggi umat Katolik tersebut. Tidak berhenti di situ, Paus Fransiskus pun membalas dengan kehangatan luar biasa. Ia mencium punggung tangan Nasaruddin dua kali dan bahkan menempelkan tangan Imam Besar itu ke pipinya. Gambar momen ini segera viral di media sosial dan menjadi simbol kuat dari persaudaraan antaragama di Indonesia.

Advertisement

Setelah momen tersebut, Paus Fransiskus melanjutkan kegiatannya dengan menyapa masyarakat yang telah menunggu di sekitar Masjid Istiqlal. Banyak yang mengapresiasi kehadiran Paus Fransiskus, mengingat ini adalah pertama kalinya dalam 35 tahun seorang Paus mengunjungi Indonesia, setelah kunjungan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989.

BACA JUGA:  Ruben Onsu Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Awal Mula Dugaan Penipuan Investasi

Lawatan Paus Fransiskus di Indonesia berlangsung mulai tanggal 3 hingga 6 September 2024. Indonesia menjadi negara pertama dalam rangkaian kunjungannya di Asia-Pasifik, diikuti oleh Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura. Selama di Indonesia, Paus telah mengunjungi beberapa tempat penting, termasuk Masjid Istiqlal, kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Di GBK, Paus Fransiskus dijadwalkan memimpin misa akbar yang akan dihadiri oleh lebih dari 80.000 umat Katolik. Misa ini menjadi puncak kunjungan apostolik Paus di Indonesia, di mana umat Katolik dari seluruh penjuru negeri berkumpul untuk menghadiri peristiwa bersejarah ini. Paus juga memberikan pidato yang mengedepankan pesan persatuan, toleransi, dan perdamaian, yang dianggap sangat relevan bagi masyarakat Indonesia yang multikultural dan beragam.

BACA JUGA:  Pemanggilan Menteri Kabinet Merah Putih

Kunjungan Paus Fransiskus ini tidak hanya berdampak pada umat Katolik, tetapi juga menginspirasi dialog lintas agama yang lebih kuat di Indonesia. Momen kebersamaan dengan Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal menjadi simbol dari hubungan erat antara umat Islam dan Katolik di negara ini. Banyak pihak memuji interaksi tersebut sebagai contoh nyata dari harmoni antarumat beragama yang bisa dicontoh oleh masyarakat dunia.

Dengan berbagai kunjungan dan kegiatan yang telah dilakukannya, Paus Fransiskus berhasil membangun jembatan yang kuat antara dua komunitas agama terbesar di Indonesia. Kunjungan ini pun diharapkan mampu memperkuat rasa persaudaraan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia, serta meninggalkan warisan yang mendalam bagi perdamaian dan toleransi di tanah air.

Sumber: CNNIndonesia.com

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version