Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Ternyata Ada Prajurit TNI di Lebanon, Kenapa?

Ternyata Ada Prajurit TNI di Lebanon, Kenapa?

Berita Utama Kamis, 3 Oktober 2024 15:20 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto (foto: Kompas.com)

Advertisement

,GazanaPublika.com, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan bahwa lebih dari 1.000 prajurit TNI yang bertugas dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) berada dalam kondisi baik di tengah eskalasi konflik di wilayah tersebut.

“Pasukan kita di Lebanon masih melaksanakan tugas seperti biasa, dan alhamdulillah semuanya dalam kondisi baik,” kata Agus saat ditemui di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Rabu (2/10).

Advertisement

Kondisi keamanan di Lebanon belakangan menjadi perhatian setelah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan kekhawatiran terkait keselamatan prajurit TNI, menyusul serangan udara Israel yang menghantam beberapa wilayah di Lebanon pada 23 dan 24 September 2024.

Serangan udara yang dilancarkan oleh militer Israel itu menargetkan wilayah selatan dan timur Lebanon, yang diduga menjadi basis kelompok milisi Hizbullah. Akibat serangan tersebut, 569 orang tewas dan 1.835 lainnya mengalami luka-luka.

BACA JUGA:  BGN Kaji Ubah Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG, Ikuti Arahan Prabowo

Dalam gempuran tersebut, Israel menyatakan sasarannya adalah fasilitas senjata Hizbullah. Sebagai balasan, Hizbullah meluncurkan rudal ke pangkalan udara Israel serta menyerang fasilitas angkatan laut dengan drone.

Serangan Hizbullah tersebut merupakan respons atas serangan udara Israel pada 20 September di sekitar Beirut, yang menewaskan salah satu komandan militer Hizbullah beserta belasan anggotanya.

Konflik semakin memanas setelah ledakan besar dari ribuan perangkat elektronik menghantam beberapa wilayah di Lebanon, menewaskan 39 orang dan melukai hampir 3.000 lainnya. Hizbullah menuding Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas ledakan tersebut, meskipun Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

BACA JUGA:  Sinergi Penegak Hukum: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sambangi Kejagung, Tekankan Hilangnya Rivalitas

Presiden Joko Widodo turut memberikan instruksi kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk segera mengambil langkah evakuasi bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Lebanon, dengan fokus utama pada keselamatan mereka.

“Saya sudah memberikan arahan kepada Ibu Menteri agar keselamatan WNI menjadi prioritas utama, dan evakuasi dilakukan secepat mungkin,” ujar Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di RSUD Kefamenanu, Timor Tengah Utara, pada Rabu (2/10).

Saat ini, terdapat 1.232 prajurit TNI yang tergabung dalam misi UNIFIL di Lebanon. UNIFIL dibentuk oleh PBB pada tahun 1982 sebagai pasukan sementara untuk menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah tersebut, menyusul perang yang berkecamuk di Lebanon pada waktu itu.

Sumber: CNNIndonesia.com

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version