Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Rusdi Kirana, Bos Lion Air Dilantik sebagai Wakil Ketua MPR RI

Rusdi Kirana, Bos Lion Air Dilantik sebagai Wakil Ketua MPR RI

Nasional Kamis, 3 Oktober 2024 15:30 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: Amartha.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Pengusaha sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rusdi Kirana, resmi dilantik sebagai Wakil Ketua MPR RI mewakili Fraksi PKB. Pria yang dikenal sebagai pendiri maskapai penerbangan Lion Air ini menapaki karier politiknya setelah sukses di dunia bisnis.

Sebelum terjun ke dunia politik, Rusdi memulai perjalanan hidupnya dengan bekerja sebagai salesman mesin ketik merek ‘Brother’. Saat itu, ia hanya berpenghasilan US$ 10 atau sekitar Rp 120.000 per bulan. Namun, langkah besar dimulai pada Oktober 1999, ketika ia bersama saudaranya, Kusnan Kirana, mendirikan Lion Air dengan modal awal US$ 10 juta.

Advertisement

Lion Air hadir dengan konsep penerbangan berbiaya murah (low cost carrier), yang sempat menuai kontroversi di dunia penerbangan Indonesia. Kebijakan ini mendapat banyak kritikan, termasuk ketika Rusdi diinterogasi selama tujuh jam di DPR terkait isu modal asing dan rasa nasionalisme. Meski demikian, Lion Air berhasil berkembang pesat, dengan memiliki 24 pesawat hanya dalam enam tahun operasinya.

BACA JUGA:  KPK Bongkar Brankas Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Berisi Gepokan Duit Miliaran dan Emas 2,5 Kg

Maskapai yang didirikan Rusdi kini menguasai 40 persen pangsa pasar penerbangan domestik, dengan lebih dari 600.000 penumpang per bulan. Pada 2004, Lion Air menjadi maskapai penerbangan terbesar kedua di Indonesia setelah Garuda Indonesia.

Nama Rusdi semakin mencuat di dunia internasional pada 2011 ketika Lion Air menandatangani kontrak pembelian 230 pesawat Boeing 737 senilai US$ 22,4 miliar, yang disaksikan langsung oleh Presiden AS saat itu, Barack Obama. Dua tahun kemudian, Lion Group kembali menggemparkan dunia dengan pembelian 234 pesawat Airbus senilai US$ 24 miliar di hadapan Presiden Prancis François Hollande.

Meski meraih kesuksesan besar, Rusdi tetap menampilkan gaya hidup sederhana dan terus memprioritaskan pendidikan. Bahkan, ia tetap memegang prinsip untuk menyediakan penerbangan berbiaya terjangkau bagi seluruh penumpangnya.

BACA JUGA:  KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Kesuksesannya di bisnis tidak menghentikan Rusdi untuk memasuki dunia politik. Pada 2014, ia bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa dan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum. Tahun yang sama, Rusdi mengundurkan diri dari posisi President Director Lion Air, meski ia tetap berperan dalam strategi jangka panjang perusahaan.

Pada 2017, Rusdi diangkat sebagai duta besar Indonesia untuk Malaysia, dan pernah menjadi anggota Dewan Penasihat Presiden Joko Widodo. Prestasinya juga tercatat di majalah Forbes, yang pada 2019 menempatkan Rusdi dan Kusnan Kirana di daftar orang terkaya Indonesia dengan total kekayaan mencapai US$ 835 juta, atau sekitar Rp 12,9 triliun.

Kini, dengan dilantiknya Rusdi Kirana sebagai salah satu pimpinan MPR RI, perjalanan kariernya semakin lengkap, mengukuhkan dirinya sebagai salah satu figur berpengaruh di Indonesia, baik di bidang bisnis maupun politik.

Sumber: Detikfinance.com

Advertisement

MPR
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version