Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Topan Krathon Melanda Taiwan, Akibatkan Penutupan Bandara dan Pembatalan Penerbangan

Topan Krathon Melanda Taiwan, Akibatkan Penutupan Bandara dan Pembatalan Penerbangan

Nasional Kamis, 3 Oktober 2024 17:13 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Ilustrasi - Orang-orang dan kendaraan melintasi jalan yang terendam banjir akibat Topan Gaemi di Kaohsiung, Taiwan, pada tanggal 25 Juli 2024. (Johnson LIU/AFP) (Liputan6.com)

Advertisement

GazanaPublika.com, Taipei – Topan Krathon yang melanda Taiwan telah menyebabkan penutupan bandara, memaksa pembatalan sejumlah penerbangan dan menghentikan operasional pasar keuangan. Meskipun topan mulai melemah hari ini, dampaknya tetap terasa di berbagai sektor.

Kota pelabuhan Kaohsiung menjadi salah satu daerah yang paling parah terdampak, meskipun intensitas topan yang menyerang kini berkurang. Pemerintah setempat tetap memperingatkan warga agar tidak keluar rumah, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang meliputi hujan deras, angin kencang, dan gelombang badai yang muncul bersamaan dengan pasang air.

Advertisement

Penduduk Kaohsiung, yang berjumlah sekitar 2,7 juta, mendapatkan pesan peringatan untuk mencari perlindungan dari angin yang berkecepatan lebih dari 160 km/jam. Di Pelabuhan Kaohsiung, kecepatan angin tercatat lebih dari 220 km/jam, mengkhawatirkan pihak berwenang. Wali Kota Kaohsiung, Chen Chi-mai, menyoroti adanya banyak orang yang tetap berada di jalan meski cuaca buruk.

BACA JUGA:  Doli Golkar Baca Gestur AHY: Sinyal Mulai Bidik Pilpres 2029

“Melalui kamera pengawas, kami melihat banyak pengendara skuter yang berani melintasi badai, yang jelas sangat berbahaya, Kami minta agar warga menghindari keluar rumah jika tidak perlu,” ujarnya, Kamis (3/10/2024)

Sementara itu, sekelompok mahasiswa Universitas Taipei, yang dipimpin oleh Liao Shian-rong, 24 tahun, datang ke Kaohsiung untuk merasakan langsung badai tersebut. Mereka menganggap ini sebagai kesempatan langka, dan Liao terlihat merekam suasana dari lobi hotel sambil menyatakan bahwa mereka kini berada dalam mata badai.

Sementara itu, Departemen Pemadam Kebakaran Taiwan melaporkan dua korban tewas akibat topan yang membawa hujan lebat ke seluruh pulau, dengan kedua korban tersebut berada di daerah pegunungan dan pesisir timur yang jarang penduduknya. Beberapa wilayah di Taiwan timur bahkan mencatat curah hujan lebih dari 1,6 meter, menyebabkan tanah longsor dan banjir.

BACA JUGA:  Laporan Pelanggaran Etik Hakim Melonjak pada Semester I 2026, Peradilan Umum Paling Banyak Disorot

Di sisi lain, Taman Sains Taiwan Selatan, yang merupakan lokasi salah satu pabrik chip terkemuka TSMC, mengonfirmasi bahwa operasional perusahaan tetap berjalan seperti biasa meski cuaca buruk.

Topan Krathon diperkirakan akan terus bergerak perlahan menuju dataran barat Taiwan dan diprediksi akan melemah menjadi depresi tropis pada Jumat malam sebelum mencapai ibu kota, Taipei. Sebagai dampaknya, semua penerbangan domestik dibatalkan pada hari kedua, diikuti dengan pembatalan 236 penerbangan internasional. Jalur kereta cepat utara-selatan juga menghentikan layanan dari Taiwan tengah ke selatan hingga sore hari, dan pasar keuangan Taiwan tetap tutup untuk hari kedua berturut-turut.

Taiwan, yang sering diterpa topan, merasakan dampak luar biasa dari Topan Krathon, yang unik karena langsung menghantam pantai barat pulau tersebut.

Sumber: Tempo.co

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version