Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Prabowo Beri Isyarat Kabinet Bentukannya Akan Gemuk

Prabowo Beri Isyarat Kabinet Bentukannya Akan Gemuk

Berita Utama Kamis, 10 Oktober 2024 16:18 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: BBC.com

Advertisement

GazanaPublika.com – Prabowo Subianto, presiden terpilih untuk periode 2024-2029, mulai mengisyaratkan formasi kabinet yang akan mendampinginya dalam menjalankan pemerintahan selama lima tahun ke depan. Kabinet tersebut akan diumumkan secara resmi usai pelantikan yang dijadwalkan pada 20 Oktober 2024.

Hal ini disampaikan Prabowo dalam sebuah pertemuan dengan para investor yang berlangsung di Jakarta Convention Center pada Rabu (9/10/2024).

Advertisement

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa pemerintahan yang kuat membutuhkan koalisi yang besar, dan ia akan menggandeng berbagai pihak untuk membentuk tim yang solid. Akibatnya, ia memperkirakan kabinet mendatang akan terlihat “gemuk.”

“Saya ingin membangun pemerintahan persatuan yang kokoh, jadi tidak heran jika koalisinya besar,” kata Prabowo.

Menanggapi kemungkinan munculnya kritik terhadap ukuran kabinetnya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang luas dan kompleks, sehingga memerlukan jumlah menteri yang cukup banyak untuk mengatasi berbagai tantangan yang ada.

BACA JUGA:  Manuver Purbaya Sebelum Non-aktif, Siapkan Rp31,1 Triliun untuk Alihkan Pembayaran P3K Daerah ke APBN

“Negara kita ini besar, seluas Eropa. Eropa ada 27 negara, kita satu negara. Jadi wajar kalau jumlah menteri juga banyak,” ujarnya.

Meski demikian, Prabowo menolak anggapan bahwa kabinetnya mencerminkan pemerintahan otoriter. Ia berkomitmen untuk merangkul berbagai kelompok dari seluruh wilayah Indonesia, baik dari barat, tengah, maupun timur.

“Kalau kita negara otoriter, cukup 20 atau 24 menteri saja. Tapi kita ini negara demokratis, jadi kita perlu lebih banyak orang untuk mengelola negara sebesar ini,” jelasnya.

Salah satu langkah strategis Prabowo dalam menyusun kabinet adalah dengan mempertimbangkan menteri-menteri dari era Jokowi. Ia tak segan untuk melibatkan kembali orang-orang terbaik dari pemerintahan sebelumnya.

“Ketika saya memikirkan formasi kabinet, saya melihat bahwa banyak menteri di kabinet sekarang yang masih pantas untuk melanjutkan tugas mereka,” ungkap Prabowo.

Menurutnya, yang terpenting dalam memilih anggota kabinet adalah kemampuan dan integritas, bukan latar belakang pribadi seperti agama atau suku.

BACA JUGA:  Fokus Jalani Pengobatan Jantung, Nanik S Deyang Mengundurkan Diri dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional

“Kita butuh orang yang mampu dan berjuang untuk rakyat. Seperti Pak Jokowi, saya juga akan mencari yang terbaik, dan jika kebetulan ada yang masih bagus dari kabinet sekarang, tentu kita akan minta mereka bergabung lagi,” sambungnya.

Namun, Prabowo juga mengingatkan bahwa ia akan berhati-hati dalam memilih anggota kabinet, terutama untuk menghindari orang-orang yang cerdas tapi berpotensi merugikan negara.

“Kita butuh otak terbaik dan hati terbaik, bukan hanya otak cerdas tapi berhati busuk. Itu sangat berbahaya,” tegasnya.

Prabowo menyadari bahwa Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan keberuntungan dalam pengelolaan negara. Diperlukan sistem yang kuat dan orang-orang yang kompeten untuk memerangi korupsi serta menutup kebocoran yang masih terjadi di berbagai sektor.

“Kita harus berani menghadapi masalah, bukan lari dari kesulitan. Dan untuk itu, kita perlu orang-orang terbaik yang siap berjuang untuk negara ini,” pungkasnya.

Sumber: CNBCIndonesia.com

Advertisement

Prabowo
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version