Advertisement
GazanaPublika.com – Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, memperkenalkan tambahan menu susu kotak bagi siswa-siswi SMA yang berpartisipasi dalam program uji coba makan bergizi. Menu kali ini terdiri dari nasi putih, ayam teriyaki, salad sayur, tahu, perkedel, telur, dan buah pisang. Gibran berharap agar program uji coba ini dapat berlanjut dan dilaksanakan dengan baik di masa depan.
“Kami ingin sebelum program ini benar-benar dijalankan, uji coba dilakukan sebanyak mungkin agar bisa mendapatkan masukan dari para guru, siswa, orang tua, serta komite. Harapannya, saat program ini resmi diterapkan, bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Advertisement
Gibran juga menaruh perhatian pada siswa yang memiliki alergi makanan, dengan memastikan menu khusus bagi mereka.
“Saya sudah temui beberapa siswa yang memiliki alergi makanan, dan kami akan memberikan perhatian khusus. Saya sendiri punya alergi, jadi paham bagaimana pentingnya hal ini. Menu bagi siswa yang memiliki alergi tentu akan disesuaikan,” kata Gibran.
Ia menjelaskan, program makan bergizi gratis ini telah berjalan di beberapa kota selama tiga bulan terakhir, dengan penyesuaian menu sesuai kebutuhan masing-masing siswa. “Bagi siswa yang alergi telur atau ikan, menu akan dibedakan. Tujuan kami agar semua siswa dapat merasakan manfaat dari program ini,” lanjutnya.
Meski program ini sudah berjalan, Gibran dan presiden terpilih Prabowo Subianto terus mengkaji berbagai aspek untuk mendapatkan formula terbaik.
“Saya bersama Pak Presiden terpilih masih terus mencari solusi terbaik, baik dari segi anggaran maupun teknis, apakah akan menggunakan Central Kitchen atau melibatkan UMKM. Kami akan segera mengambil keputusan,” tambah Gibran.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan, biaya makan dalam uji coba program ini sebesar Rp 25 ribu per porsi, yang dilengkapi dengan susu kotak 110 ml.
“Total 1.075 boks makanan kami bagikan, dengan biaya sekitar Rp 25 ribu per porsi, plus susu dari Mas Gibran. Kami juga menghitung kebutuhan gizi, sekitar 781 kalori per porsi,” jelas Heru.
Heru turut berterima kasih kepada Gibran yang meluangkan waktu untuk memantau langsung uji coba program makan siang bergizi ini. Uji coba serupa juga akan dilaksanakan di sekolah-sekolah lain.
“Siswa SMA tampaknya cukup menyukai menunya, berbeda dengan uji coba di SD sebelumnya yang membutuhkan penyesuaian lebih. Semoga ke depannya, dengan arahan Mas Gibran, kami bisa memberikan yang terbaik bagi para siswa,” tutup Heru.
Sumber: Detik.com
Advertisement
