Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Sidang Vonis Helena Lim Diwarnai Isak Tangis Ibunda

Sidang Vonis Helena Lim Diwarnai Isak Tangis Ibunda

Nasional Senin, 30 Desember 2024 21:05 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: CNNIndonesia.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Suasana haru mewarnai ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat saat majelis hakim membacakan vonis terhadap Crazy Rich Pantai Indah Kapuk (PIK), Helena Lim, Senin (30/12/2024). Isak tangis ibunda Helena, Hoa Lian, tiba-tiba pecah di tengah jalannya sidang, memaksa majelis hakim menghentikan proses pembacaan putusan.

Insiden ini terjadi ketika majelis hakim, yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Rianto Adam Pontoh, sedang membacakan pertimbangan-pertimbangan hukum dalam kasus korupsi yang menjerat Helena Lim. Tangisan Hoa Lian menarik perhatian seluruh hadirin, hingga hakim meminta petugas keamanan membawa sang ibu keluar ruang sidang.

Advertisement

“Sebentar, mohon perhatian. Tolong yang menangis dikeluarkan agar tidak mengganggu konsentrasi majelis hakim,” ujar Hakim Rianto dengan tegas.

BACA JUGA:  Fokus Jalani Pengobatan Jantung, Nanik S Deyang Mengundurkan Diri dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional

Petugas keamanan bersama tim kuasa hukum Helena segera membantu Hoa Lian keluar dari ruang sidang. Dalam keadaan emosional, ia terus merintih, bahkan sempat berkata, “Tukar saja pakai nyawa saya,” saat dibawa menggunakan kursi roda.

Meski suasana emosional sempat menghentikan jalannya persidangan, pembacaan putusan tetap dilanjutkan setelah ibunda Helena dibawa keluar dari ruang sidang.

Helena Lim, yang dikenal sebagai Crazy Rich PIK, tengah menghadapi hukuman berat atas dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk pada periode 2015-2022.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya menuntut Helena dengan pidana penjara selama delapan tahun. Jaksa menilai peran Helena signifikan dalam kerugian negara yang timbul dari praktik korupsi tersebut.

BACA JUGA:  KPK Jawab Desakan Mahfud MD Terkait Kasus Febrie

Momen ini menjadi puncak ketegangan dalam proses persidangan yang telah berlangsung selama beberapa bulan. Tangisan ibunda Helena mencerminkan tekanan emosional yang dirasakan keluarga atas tuntutan berat yang diajukan kepada Helena.

Sidang putusan ini menjadi perhatian publik, tidak hanya karena status sosial Helena Lim, tetapi juga besarnya dampak yang ditimbulkan oleh kasus korupsi yang melibatkan dirinya. Masyarakat menantikan akhir dari kasus ini, yang diharapkan menjadi pelajaran penting dalam penegakan hukum di Indonesia.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version