Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Didik Haryadi Bayar Nazar dengan Jalan Kaki dari Jakarta ke Boyolali

Didik Haryadi Bayar Nazar dengan Jalan Kaki dari Jakarta ke Boyolali

Berita Utama Rabu, 1 Januari 2025 20:15 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Heboh, demi menunaikan nazarnya kepada Tuhan, anggota DPR RI, Didik Haryadi akan berjalan kaki dari Jakarta ke Boyolali, Jawa Tengah. Perjalanan panjang dan penuh tantangan itu ia mulai dari Gedung DPR RI, Senayan, pada Rabu (1/1/2025).

Perjalanan ini bukan sekadar aktivitas fisik biasa, melainkan bentuk pemenuhan janji atau nazar yang diucapkannya sebelum berhasil menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk periode 2024–2029.

Advertisement

Didik, yang merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V, meraih 74.750 suara pada Pemilu 2024. Atas keberhasilannya tersebut, ia merasa perlu menepati nazar yang sebelumnya telah ia ucapkan.

“Ini adalah janji pribadi saya kepada Allah SWT. Setiap orang pasti pernah berjanji di hadapan Tuhan, dan saya ingin menepati janji itu selama saya masih diberi kesempatan hidup,” ujar Didik saat memberikan pernyataan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, sebelum memulai perjalanannya.

BACA JUGA:  Buruh Batalkan Rencana Demo ke DPR, Khawatir Ada Penyusup yang Merusak Aksi

Didik menyampaikan bahwa nazar ini bukan hanya ungkapan rasa syukurnya, tetapi juga sebagai bentuk komitmen kepada masyarakat di dapilnya, yang mencakup Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Surakarta. Menurut Didik, perjalanan ini menjadi simbol perjuangan keras yang akan dia lakukan untuk memperjuangkan aspirasi rakyat di wilayah tersebut.

“Saya ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa saya siap berkorban dan bekerja keras untuk memperjuangkan aspirasi mereka, meski prosesnya tidak mudah dan penuh tantangan,” tambahnya.

Didik memperkirakan perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 11 hari, dengan 11 pos pemberhentian yang sudah disiapkan. Dia juga melibatkan tim medis untuk memastikan kesehatannya selama perjalanan yang penuh tantangan ini.

BACA JUGA:  Bukan Soal Ijazah Semata: Ketika MK Tak Menemukan Bukti, tetapi Gugatan Gibran Tetap Kandas

“Perkiraan ada 11 pos pemberhentian, dan kemungkinan maksimal ada 11 hari perjalanan jika semua berjalan lancar. Namun, tentu saja, semua tergantung pada kondisi cuaca dan situasi di lapangan,” jelasnya.

Komitmen untuk Rakyat

Sebagai anggota Komisi XI DPR RI yang diketuai oleh Muhammad Misbakhun dari Partai Golkar, Didik ingin menjadikan aksi ini sebagai contoh nyata dedikasi dan komitmen untuk rakyat. Dia berharap aksinya dapat menginspirasi masyarakat untuk selalu memenuhi janji dan menunjukkan bahwa kerja keras adalah bagian dari pengabdian.

Langkah Didik ini tak hanya menunjukkan rasa syukurnya, tetapi juga menegaskan tekadnya untuk terus mengawal dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat dapilnya di parlemen.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version