Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Siswa Keluhkan Kekurangan Sayur dalam Program Makan Bergizi Gratis

Siswa Keluhkan Kekurangan Sayur dalam Program Makan Bergizi Gratis

Nasional Selasa, 7 Januari 2025 20:44 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

GazanaPublika.com, Sidoarjo – Sejumlah siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyampaikan keluhan terkait menu yang disediakan pada hari pertama distribusi makanan di sekolah mereka. Salah satu keluhan utama adalah tidak adanya sayur dalam menu tersebut, yang dinilai membuat makanan kurang seimbang.

“Sayurnya tidak ada, jadi kering dan agak seret,” ujar Ar Robbyah, siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, setelah menikmati makanan bergizi gratis di kelasnya pada Senin (6/1/2025).

Advertisement

Selain itu, ia menilai porsi makanan yang diberikan terlalu sedikit, terutama untuk siswa laki-laki. “Ayamnya tadi keras dan kurang asin. Nasinya juga kurang banyak buat anak laki-laki,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan terkait porsi buah dan susu. “Buahnya cuma segitiga kecil, satu potong saja. Susunya juga kecil, kurang besar,” tambahnya.

BACA JUGA:  Aktivis Pemuda Tolak Upaya Damai Dugaan Pencabulan Anak

Ar Robbyah berharap agar menu ke depannya lebih lengkap, dengan tambahan sayur dan porsi yang lebih besar.

Sabila Putri, siswi kelas XII di sekolah yang sama, juga menyoroti tidak adanya sayur dalam menu makanan. “Sayurnya tidak ada,” ungkapnya singkat.

Ia juga mengkritisi pembagian lauk yang dinilai kurang merata. “Di kotak makan lain tahunya lumayan banyak, tapi di kotak saya hanya sedikit,” keluhnya.

Menurut Sabila, porsi makanan yang disediakan masih kurang memadai untuk siswa SMA. “Seumuran anak SMA masih kurang, tadi saya tetap jajan lagi,” ujarnya.

Sementara itu, wali kelas XII, Liesa Anggraeny, menilai program Makan Bergizi Gratis sebagai langkah positif untuk mendukung kebutuhan gizi siswa. Ia mengapresiasi upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan pelajar.

BACA JUGA:  Prabowo Sungkem kepada Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso di Muktamar NU ke-35

“Ini program yang sangat bagus untuk mendukung gizi anak-anak. Kalau mereka sehat, pasti lebih mudah mengikuti pelajaran dan menyerap ilmu,” katanya.

Namun, Liesa berharap ke depan menu yang disediakan lebih lengkap. “Kalau bisa, tambahkan sayur biar jadi lima sehat sempurna. Sekarang masih empat sehat, tapi ini sudah langkah bagus,” jelasnya.

Ia juga berharap program ini dapat berlanjut secara berkesinambungan untuk mendukung kesehatan siswa. “Semoga terus berlanjut, karena manfaatnya sangat besar,” tutupnya.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version