Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Kepala Desa Kohod Miliki Rubicon, Dede Yusuf Pertanyakan Dugaan Kejanggalan HGB di Tangerang

Kepala Desa Kohod Miliki Rubicon, Dede Yusuf Pertanyakan Dugaan Kejanggalan HGB di Tangerang

Nasional Jumat, 31 Januari 2025 23:24 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: dok. Suara.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, menyoroti Kepala Desa (Kades) Kohod yang memiliki mobil mewah Jeep Rubicon. Menurutnya, hal tersebut menimbulkan pertanyaan mengingat kendaraan jenis itu memiliki harga yang tidak murah. Bahkan, Dede mengakui bahwa anggota DPR pun belum tentu mampu membeli mobil sekelas itu.

“Kami di DPR saja belum tentu bisa beli Rubicon, tapi kepala desa bisa. Ini tentu jadi tanda tanya besar,” ujar Dede dalam rapat bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2025).

Advertisement

BACA JUGA:  KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli: Sudah Masuk Ranah Penyidikan Tindak Pidana

Dalam kesempatan tersebut, Dede juga menyoroti keunikan Desa Kohod yang memiliki Hak Guna Bangunan (HGB) dalam jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan desa lain di Kabupaten Tangerang. Tercatat, ada 263 bidang HGB dengan luas total 390 hektar di desa tersebut, terutama terkait dengan pagar laut sepanjang 30 km.

“Di desa lain di Kabupaten Tangerang, HGB pagar laut hampir tidak ada. Kalau pun ada, jumlahnya hanya tiga bidang,” ungkap Dede.

Dede mempertanyakan alasan di balik banyaknya HGB yang diterbitkan di Desa Kohod, padahal wilayah tersebut tidak termasuk dalam area perluasan proyek strategis nasional (PSN). Ia menyoroti peran Pemerintah Kabupaten Tangerang yang dianggap terlalu mudah mengeluarkan izin tata ruang tanpa pengawasan ketat.

BACA JUGA:  DPR Setujui Pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri, Suyudi Ario Seto Disahkan sebagai Pengganti

“Kenapa Desa Kohod yang paling banyak dapat HGB? Kenapa Pemkab Tangerang bisa begitu mudah mengatur tata ruang tanpa pemantauan yang jelas?” kata Dede.

Lebih lanjut, ia menduga bahwa kepemilikan mobil mewah oleh Kades Kohod merupakan indikasi adanya permainan antara pengembang dan pihak tertentu yang diberi kemudahan dalam pengurusan HGB.

“Ini jadi pertanyaan besar, apakah ada kongkalikong dengan pengembang atau pengusaha tertentu? Karena pola seperti ini cukup banyak terjadi di Kabupaten Tangerang,” tegasnya.

Advertisement

Desa
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

BERITA TERBARU

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version