Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Menlu RI Tegaskan: Evakuasi Warga Gaza oleh Indonesia Bukan Bentuk Relokasi

Menlu RI Tegaskan: Evakuasi Warga Gaza oleh Indonesia Bukan Bentuk Relokasi

Nasional Jumat, 11 April 2025 21:36 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia membantah keras dugaan bahwa rencana evakuasi korban konflik Gaza merupakan upaya relokasi penduduk Palestina. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa langkah tersebut semata-mata didasari oleh semangat kemanusiaan dan solidaritas terhadap penderitaan rakyat Gaza, bukan upaya pemindahan permanen.

Pernyataan ini disampaikan Menlu Sugiono sebagai klarifikasi terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya, yang menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengevakuasi warga sipil Palestina yang terluka akibat konflik yang terus berkecamuk di wilayah tersebut.

Advertisement

“Perlu kami luruskan bahwa tidak ada niat Indonesia untuk merelokasi warga Gaza. Ini murni tindakan kemanusiaan. Kita ingin menunjukkan empati dan kepedulian atas tragedi kemanusiaan yang sedang terjadi,” ujar Sugiono pada Jumat (11/4/2025).

BACA JUGA:  Disergap di Karimun, 1 Ton Narkotika Cair Lagi Ditemukan di Kapal MV Ocean Porter, Total Kini 2,6 Ton

Sugiono juga menegaskan bahwa sejak awal pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, telah menolak segala bentuk relokasi paksa warga Gaza dalam kondisi dan alasan apa pun. Prinsip sukarela dan persetujuan penuh dari semua pihak di Palestina, menurutnya, menjadi syarat mutlak dalam setiap tindakan kemanusiaan yang dilakukan.

“Indonesia tidak pernah menyetujui relokasi paksa warga Gaza dalam bentuk apapun. Setiap tindakan harus berdasarkan prinsip sukarela dan dengan restu semua pihak terkait di Palestina,” tambahnya.

Dalam konteks ini, Indonesia menyatakan kesiapannya jika diminta untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Bantuan itu bisa berupa penampungan sementara bagi korban luka, anak-anak yatim, serta pelajar-pelajar Palestina yang membutuhkan perawatan atau perlindungan sementara di Indonesia.

BACA JUGA:  Kapolri Temui Jaksa Agung: Tidak Pernah Ada Masalah di Antara Dua Institusi

“Jika dibutuhkan, kami siap menerima mereka untuk dirawat di sini. Anak-anak yatim, pelajar, atau korban luka bisa mendapatkan tempat perlindungan sementara. Namun pada waktunya, mereka tetap harus kembali ke tanah kelahirannya, ke Gaza,” ujar Sugiono.

Ia menutup dengan penegasan bahwa tidak ada rencana tersembunyi atau maksud terselubung dalam inisiatif tersebut. Semua murni dilandasi oleh rasa kemanusiaan bangsa Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa Indonesia akan menyiapkan pesawat khusus untuk mengevakuasi warga Gaza yang menjadi korban dalam konflik bersenjata, sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan Indonesia di kancah internasional.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version