Advertisement
GazanaPublika.com – Inggris, sebuah negeri yang terkenal dengan tradisi intelektual, budaya sekuler, dan pencapaian ilmiahnya, ternyata menyimpan sisi lain yang penuh misteri: kepercayaan pada hal-hal mistik. Di balik kehidupan modern yang sibuk, ada ruang dalam jiwa masyarakat Inggris untuk menghargai dan bahkan percaya pada sesuatu yang tidak dapat dijelaskan oleh logika. Hal ini mungkin mengejutkan bagi sebagian orang, tetapi sebenarnya tidak sepenuhnya aneh jika kita melihat akar sejarah dan budaya negara ini.
Hasil survei YouGov pada tahun 2022 mengungkapkan bahwa sepertiga masyarakat Inggris, atau sekitar 33%, masih percaya pada hantu atau roh. Di saat yang sama, sekitar 25% mengaku percaya pada kemampuan paranormal, seperti membaca pikiran atau meramal masa depan. Angka-angka ini mencerminkan bagaimana kepercayaan pada dunia yang tidak kasat mata tetap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di Inggris, meskipun dalam bentuk yang berbeda dari masa lalu.
Advertisement
Cerita tentang hantu, misalnya, telah menjadi bagian integral dari identitas budaya Inggris. Tempat-tempat bersejarah seperti kastil, rumah pedesaan, dan situs-situs bersejarah sering dikaitkan dengan kisah-kisah menyeramkan. Salah satu yang paling terkenal adalah Menara London. Di sana, legenda tentang Anne Boleyn, istri Raja Henry VIII yang dihukum mati, terus hidup. Banyak yang percaya bahwa arwahnya masih bergentayangan, sering kali terlihat membawa kepalanya sendiri di sepanjang koridor. Kisah-kisah ini tidak hanya menjadi daya tarik bagi wisatawan tetapi juga menjadi bahan pembicaraan yang penuh rasa penasaran bagi penduduk setempat.
Namun, kepercayaan pada hal-hal mistik di Inggris tidak hanya terbatas pada hantu. Astrologi juga memainkan peran penting dalam kehidupan banyak orang. Generasi muda, khususnya, menunjukkan ketertarikan besar pada horoskop. Setiap hari, ribuan orang membaca ramalan bintang untuk mencari panduan tentang cinta, pekerjaan, atau kehidupan mereka secara umum. Tidak sedikit yang menganggap astrologi sebagai cara untuk memahami diri mereka sendiri dan dunia di sekitar mereka, meskipun tanpa dasar ilmiah.
Komunitas Wiccan dan Paganisme modern juga tumbuh dengan cukup aktif di Inggris. Tradisi kuno ini, yang dulunya dianggap sebagai sesuatu yang mistis dan misterius, kini menemukan tempatnya di tengah masyarakat modern. Setiap tahun, ratusan orang berkumpul di Stonehenge untuk merayakan titik balik matahari, menghormati siklus alam yang telah dihormati selama ribuan tahun. Ritual-ritual ini sering kali dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap bumi dan alam semesta, menciptakan koneksi yang mendalam antara manusia dan lingkungannya.
Di sisi lain, takhayul sehari-hari masih memiliki tempat di hati masyarakat Inggris. Kepercayaan bahwa memecahkan cermin akan membawa nasib buruk atau keyakinan bahwa membawa jimat keberuntungan dapat melindungi seseorang dari bahaya adalah contoh kecil dari bagaimana tradisi ini tetap hidup. Bagi sebagian orang, takhayul ini hanyalah kebiasaan lama yang diwariskan dari generasi ke generasi. Namun, bagi yang lain, itu adalah cara untuk merasa aman di tengah ketidakpastian hidup.
Spiritualisme, meskipun tidak sepopuler dulu, tetap ada dalam bentuk sesi séance dan layanan medium. Beberapa orang, terutama mereka yang kehilangan orang tercinta, mencari medium untuk mencoba berkomunikasi dengan dunia roh. Tradisi ini mencerminkan kebutuhan mendalam manusia untuk memahami apa yang terjadi setelah kematian dan bagaimana mereka dapat tetap terhubung dengan orang-orang yang mereka cintai.
Yang menarik, kepercayaan pada hal-hal mistik ini tidak hanya terbatas pada generasi tua atau penduduk pedesaan. Generasi muda, meskipun tumbuh dalam era digital yang serba rasional, menunjukkan minat yang meningkat pada spiritualitas alternatif. Banyak yang mulai mengintegrasikan praktik-praktik seperti meditasi atau ritual kecil dalam kehidupan mereka, mencari keseimbangan antara dunia modern yang sibuk dan kebutuhan spiritual mereka.
Pada akhirnya, meskipun Inggris dikenal sebagai negara yang maju secara teknologi dan intelektual, daya tarik terhadap dunia mistik tetap menjadi bagian dari identitasnya. Hal ini bukan hanya tentang hiburan atau tradisi budaya, tetapi juga tentang kebutuhan manusia untuk menemukan makna di tengah misteri kehidupan. Dunia mistik mungkin tidak dapat dijelaskan oleh logika atau ilmu pengetahuan, tetapi justru di sanalah letak pesonanya—menawarkan rasa keajaiban yang melampaui batas-batas kenyataan.
Advertisement
