Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Barry Prima. Aktor Laga Tahun 1980-an yang Melegenda

Barry Prima. Aktor Laga Tahun 1980-an yang Melegenda

Ragam Rabu, 1 Januari 2025 18:22 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Fpto dok Suara.com/Rena Pangestu

Advertisement

GazanaPublika.com – Siapa yang tak mengenal Barry Prima? Sosok yang dikenal sebagai aktor laga ikonik di era keemasan perfilman Indonesia ini telah mencetak sejarah panjang di dunia hiburan. Nama lengkapnya, Hubertus Barry Knoch Prima, selalu diasosiasikan dengan peran-peran pendekar yang gagah berani. Ia menjadi simbol keberanian, keahlian bela diri, dan dedikasi tinggi dalam seni peran. Tidak hanya di layar lebar, kehadirannya meninggalkan jejak mendalam di hati para penggemar.

Lahir di Bandung pada 19 Agustus 1954, Barry adalah anak keenam dari sepuluh bersaudara. Ayahnya berdarah Belanda, sementara ibunya asli Indonesia. Meski banyak informasi tentang keluarganya diketahui publik, nama kedua orang tuanya tidak pernah dipublikasikan.

Advertisement

Barry memiliki masa kecil yang unik. Ia pernah tinggal di Swiss selama 4,5 tahun sebelum kembali ke Indonesia pada usia delapan tahun. Ia diarahkan untuk mempelajari seni bela diri seperti judo, pencak silat, dan jujitsu. Keahliannya dalam seni bela diri inilah yang menjadi landasan penting dalam kariernya di dunia perfilman.

BACA JUGA:  Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Karier Barry di dunia hiburan dimulai secara tidak terduga. Pada tahun 1978, ia menemani sahabatnya, Gito Rollies, menyaksikan syuting Roy Marten di kawasan ITB, Bandung. Di lokasi tersebut, Barry mendapat tawaran untuk berperan dalam film Primitif. Peran sebagai Amri dalam film ini menjadi batu loncatan menuju popularitas besar, terutama dalam genre laga.

Sejak saat itu, Barry dikenal sebagai aktor dengan kemampuan seni bela diri yang luar biasa. Aksi-aksinya di layar lebar memukau penonton dan menjadikannya salah satu bintang paling dihormati di perfilman Indonesia.

Kehidupan Pribadi

Dalam kehidupan pribadinya, Barry mengalami pasang surut. Pada tahun 1983, ia menikah dengan aktris terkenal Eva Arnaz, tetapi pernikahan mereka hanya bertahan selama lima tahun. Setelah berpisah dengan Eva, Barry menikah lagi dengan seorang perempuan bernama Oki Yusuf, yang menjadi pasangan terakhirnya.

Dari pernikahan ini, Barry dikaruniai dua anak, yaitu Feony Elizabeth Johanna Knoch dan Ferozy Barry. Meski kehidupan keluarganya dijaga privasinya, nama kedua anaknya dikenal publik.

BACA JUGA:  Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Pada tahun 2023, Feony Elizabeth menjadi sorotan publik setelah dilaporkan hilang selama dua hari. Feony diketahui mengidap skizofrenia paranoid dan memerlukan pengobatan rutin. Berita tersebut membuat keluarga Barry panik, tetapi untungnya, Feony ditemukan dalam keadaan selamat.

Ikon Film Laga

Sebagai ikon film laga, Barry Prima telah membintangi banyak film populer di era 1980-an hingga 1990-an. Keahliannya dalam seni bela diri dan akting yang memukau menjadikannya pelopor genre laga di Indonesia. Dengan dedikasi tinggi, ia menciptakan standar baru bagi film laga yang menginspirasi banyak aktor muda.

Barry Prima adalah contoh nyata dari perjuangan, dedikasi, dan semangat dalam dunia seni peran. Meski kehidupan pribadinya penuh tantangan, kariernya tetap menjadi tonggak sejarah perfilman Indonesia. Hingga kini, Barry terus dikenang sebagai legenda sejati yang namanya akan selalu melekat di hati para penggemar.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Ragam

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Ragam

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Ragam

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Ragam

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

BERITA TERBARU

Unjuk Rasa Tuntut Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Sejumlah Negara Eropa

Rismon Sianipar Kritikal Jawaban Pemerintah dalam Sidang Uji Materi Praperadilan di MK

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version