Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Kebencian Adalah Beban: Mari Lepaskan dan Raih Hidup yang Lebih Cerah

Kebencian Adalah Beban: Mari Lepaskan dan Raih Hidup yang Lebih Cerah

Tasawuf Elegan Minggu, 2 Maret 2025 15:55 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

مَنْ عَرَفَ نَفْسَهُ فَقَدْ عَرَفَ رَبَّه

“Barang siapa yang mengenal dirinya, sungguh ia telah mengenal Tuhannya.” (al-Hadits)

Advertisement

Penulis: Ki Banjar Agung

GazanaPublika.com – Beginilah kondisi , ketika sikap orang lain sudah membencimu, sebagaimana Sayyidina Ali Ra berkata, “Tidak perlu menjelaskan tentang dirimu kepada siapa pun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu. Dan yang membencimu tidak akan percaya itu.” Pesan terdalam dari mutiara hikmah ini mengingatkan kita untuk tidak terjebak dalam perilaku kebencian. Jangan sampai kebencian membuat kita menolak kebenaran, hanya karena kebenaran itu datang dari orang yang tidak kita sukai.

Jika kita tidak mampu membendung rasa benci terhadap seseorang, sebisa mungkin sembunyikanlah perasaan itu. Sebab, kebencian yang terungkap bisa berubah menjadi hasad (iri dan dengki), yang hanya akan merugikan diri sendiri. Sayyidina Ali Ra bin Abi Thalib juga pernah berkata, “Jangan membenci siapapun, tak peduli seberapa banyak kesalahan yang mereka lakukan terhadapmu. Hiduplah dengan rendah hati, tak peduli seberapa banyak kekayaanmu.”

Ada dua hal yang paling berat untuk dilepaskan dalam diri manusia: kesombongan dan kebencian. Keduanya adalah beban yang memberatkan hidup. Bayangkan hidup ini seperti sebuah perjalanan, entah itu terombang-ambing di tengah gelombang samudra atau mendaki gunung yang terjal. Beban yang kita bawa, seperti kebencian, hanya akan membuat perjalanan itu semakin sulit. Lepaskanlah beban itu, karena kebencian tidak memberikan manfaat apa pun.

Seringkali, kita membenci seseorang, padahal orang tersebut mungkin tidak membenci kita. Kebencian itu justru menjadi beban bagi diri kita sendiri. Mengapa kita memelihara sesuatu yang hanya menyiksa hati dan pikiran? Kebencian bahkan bisa memicu masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi atau stroke. Selain itu, kebencian juga mengotori hati dan menjauhkan kita dari ketenangan batin.

Terakhir, kebencian bisa menutup pintu-pintu rezeki. Bisa jadi, nasib seseorang sebenarnya baik, tetapi karena ia memelihara kebencian, pintu rezekinya tertutup. Sebaliknya, kebahagiaan adalah kunci rezeki. Namun, kebahagiaan tidak akan pernah bisa berdampingan dengan kebencian. Oleh karena itu, mari kita hilangkan kebencian dari hati kita agar hidup menjadi lebih baik dan cerah. Dengan begitu, kita bisa menyongsong masa depan yang lebih baik, penuh kedamaian dan keberkahan.

Advertisement

Tasawuf
Ki Banjar Agung

Penulis

BERITA LAINNYA

Tasawuf Elegan

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf Elegan

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Tasawuf Elegan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

Tasawuf Elegan

Alam Gaib dan Alam Batin: Sebuah Refleksi Pemahaman Keimanan

BERITA TERBARU

Hudi Nurhudiyat: Menguatkan Kearifan Lokal dan Tasawuf

Majelis Al Ma’arijul Wathon Bahas Kekeliruan Kebatinan, Tekankan Integrasi Syariat dan Hakikat

Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Gemuk: Indonesia Sebesar Eropa, tapi Hanya Punya Satu Kabinet

KPK Surati Panglima TNI soal Dugaan Keterlibatan Prajurit Aktif dalam Korupsi Dana Bencana BNPB

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version