Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Dua Aliansi Mahasiswa Gelar Aksi di Mapolda dan DPRD Banten, Soroti Represifitas Aparat

Dua Aliansi Mahasiswa Gelar Aksi di Mapolda dan DPRD Banten, Soroti Represifitas Aparat

Banten Senin, 1 September 2025 21:38 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Serang – Dua aliansi mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang dan Revolusi Rakyat Banten, menggelar aksi demonstrasi di Mapolda dan Gedung DPRD Banten pada Senin (1/9/2025). Kedua kelompok ini membawa isu berbeda, namun benang merahnya sama: kritik keras terhadap aparat kepolisian dan elite legislatif.

Pantauan di lapangan sekitar pukul 12.30 WIB, massa HMI dan Revolusi Rakyat Banten sudah tiba di Mapolda Banten. Keduanya melakukan orasi di titik berbeda: HMI di gerbang utama, sementara Revolusi Rakyat Banten memilih area sekitar patung Maung Putih.

Advertisement

Massa HMI sempat berdialog langsung dengan Kapolda Banten, Brigjen Hengki. Dalam pertemuan itu, mereka mendesak agar Polda Banten menghentikan tindakan represif aparat, termasuk kasus pemukulan jurnalis di Cikande dan pelemparan helm kepada pelajar di Kota Serang.

“Kami ingin kasus ini ditangani secara transparan agar tidak terulang. Serta ada evaluasi menyeluruh di tubuh Polri dan Polda Banten,” tegas Ketua Umum HMI Cabang Serang, Eman Sulaeman.
Menanggapi tuntutan itu, Hengki menegaskan sejumlah anggota Polri yang terlibat telah ditahan dan diproses oleh Bidang Propam.

BACA JUGA:  Cilegon Raih Juara Umum di Festival Seni Silat TTKKBI

“Sudah kami tahan dan sedang persiapan untuk disidang. Saya tidak akan mentolerir personel yang melakukan pelanggaran. Layani masyarakat tanpa menyakiti hati masyarakat,” ujarnya.

Usai berdialog dengan Kapolda, massa HMI bergerak ke Gedung DPRD Banten. Di sana, mereka mengangkat isu dugaan pemborosan anggaran dan tunjangan besar anggota DPRD, termasuk kritik terhadap program pokok pikiran (Pokir).

“Kami meminta agar anggota DPRD tidak hidup bermewah-mewahan. Hari ini masyarakat sedang susah, sedang sulit,” kata Eman.

Sementara itu, setelah HMI meninggalkan Mapolda, giliran massa Revolusi Rakyat Banten melanjutkan orasi mereka. Koordinator Humas aliansi, Repi Rizaldi, menyebut aksi tersebut diikuti 11 organisasi mahasiswa. Mereka menyoroti sejumlah isu nasional maupun lokal, salah satunya kasus tewasnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang dilindas mobil rantis Brimob saat demonstrasi di Jakarta beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:  Dwi Jaya FC Tundukkan Heulang Bodas 2-0, Melaju Mulus di Babak 16 Besar Persidura CUP 2026

Di Banten sendiri, kata Repi, aksi mereka menyoroti kasus kekerasan aparat terhadap jurnalis dan pelajar, serta konflik agraria yang berlarut-larut di Kabupaten Pandeglang.
“Konflik antara petani Cibaliung dan Perhutani sudah 45 tahun tak terselesaikan. Begitu juga masyarakat Rancapinang yang berhadapan dengan TNI, hingga kini hak-hak mereka belum terpenuhi,” ujarnya.

Selain itu, Revolusi Rakyat Banten juga menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset dan penghapusan tunjangan DPR yang dinilai tidak relevan dengan kondisi rakyat. Hingga pukul 14.30 WIB, massa masih bertahan di depan Gedung DPRD Banten untuk melanjutkan aksi mereka.

Advertisement

Kota Serang Mahasiswa
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Banten

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

Banten

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

Banten

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version