GazanaPublika.com, Serang – Menanggapi terkait adanya peristiwa mogok sekolah di SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak karena diduga ada pemukulan oleh oknum kepala sekolah terhadap siswa yang ketahuan merokok, kini ditanggapi gubernur, Selasa (14/10/2025).
Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan ia akan segera menonaktifkan oknum Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Lebak.
Seperti disampaikan Gubernur usai giat pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Pendopo Gubernur Banten, KP3B. Akan segera di nonaktifkan,” ujarnya
Sebelumnya, seperti dikutif dari banpos.co aktivitas belajar di SMA Negeri 1 Cimarga, Lebak, dilaporkan lumpuh total pada Senin (13/10/2025).
Aksi tersebut dipicu oleh dugaan pemukulan yang dilakukan kepala sekolah terhadap seorang siswa yang kedapatan merokok di lingkungan sekolah. Bahkan kasus itu pun telah dibawa ke ranah hukum oleh orang tua korban.
Sementara, di lokasi sekolah, Dari total 19 kelas yang ada, tak terlihat satupun melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Seluruh ruang kelas tampak lengang tidak terlihat satu pun siswa. Dari total 19 kelas yang ada, tak satupun melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Terpisah, Kepala SMAN 1 Cimarga, Dini Pitria, membenarkan bahwa para siswa memang tidak masuk sekolah pada hari tersebut.
“Kami tetap bekerja sebagaimana mestinya. Sebagai ASN, tugas kami melayani. Saya juga sudah minta Wakasek untuk menyampaikan di grup agar kegiatan belajar tetap kondusif,” ungkapnya.
Ia mensinyalir, aksi mogok itu diduga dipicu oleh isu yang beredar terkait dugaan tindakan kekerasan yang dialamatkan kepadanya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihak sekolah sudah berupaya berkomunikasi dengan para orang tua siswa untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Informasinya memang seperti itu. Namun di baliknya, anak-anak ternyata punya cerita sendiri. Kami sudah mencoba menjalin komunikasi dengan wali murid,” jelasnya. (ib)
