Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Audiensi di Kantor Kecamatan Panggarangan, IMC Sampaikan Kritik dan Solusi Alternatif Terkait Pustu dan Jalan Poros Desa

Audiensi di Kantor Kecamatan Panggarangan, IMC Sampaikan Kritik dan Solusi Alternatif Terkait Pustu dan Jalan Poros Desa

Banten Rabu, 26 November 2025 3:55 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,   Lebak — Audiensi antara Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC) dan jajaran Pemerintahan Kecamatan Panggarangan berlangsung kondusif pada Senin (24/11/2025) di Kantor Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak. Hadir dalam pertemuan tersebut Camat Panggarangan Ahmad Faidlulah, Kasubbag TU Puskesmas Panggarangan Asep Aang Suherman, Kepala Desa Gunung Gede Samsudin, Ketua CC IMC Illa Robi, beserta para pengurus dan kader IMC.

Pertemuan dibuka langsung oleh Camat Panggarangan, Ahmad Faidlulah. Ia menegaskan bahwa pihak kecamatan hadir sebagai penengah untuk memastikan diskusi berjalan obyektif dan berimbang. Faidlulah juga menekankan komitmennya untuk ikut mendorong penyelesaian persoalan sosial yang dihadapi masyarakat Gunung Gede, terutama terkait kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Jalan Poros Desa.

Advertisement

IMC Sampaikan Kritik atas Kondisi Pustu dan Jalan Poros Desa

Sekjen CC IMC, Illa Robi, menyampaikan sejumlah pertanyaan dan kritik kepada Puskesmas Panggarangan dan Pemerintah Desa Gunung Gede. Dua isu utama menjadi sorotan:
• Kondisi Pustu Gunung Gede yang dinilai tidak layak fungsi dan disebut tidak pernah tersentuh renovasi selama puluhan tahun.
• Jalan Poros penghubung Desa Cibarengkok – Gunung Gede, yang dinilai tidak masuk skala prioritas Pemerintah Daerah.

Illa menegaskan bahwa kedua persoalan ini telah ramai diperbincangkan publik baik di media sosial maupun pemberitaan, sehingga memerlukan respons dan tindakan konkret dari pihak pemerintah setempat.

BACA JUGA:  FHI Banten Resmi Rilis Logo Kejurnas Hoki 2026, Ini Makna dan Filosofinya

“Isu-isu ini sudah menjadi perhatian publik. Kami membutuhkan kejelasan dan solusi dari Pemerintah Desa maupun Pihak Puskesmas, serta Camat selaku pemegang tanggung jawab sektoral,” tegas Illa Robi.

Kades Gunung Gede Siapkan Tanah Hibah untuk Pustu Baru

Menanggapi polemik mengenai ketidakjelasan status kepemilikan tanah Pustu, Samsudin, Kepala Desa Gunung Gede, menyebut pihaknya telah menyiapkan solusi berupa penyediaan tanah hibah untuk mendukung pembangunan Pustu jika sewaktu-waktu direalisasikan.

“Alternatif yang kami berikan adalah Pemerintah Desa Gunung Gede bersedia menyediakan tanah hibah kapan pun jika pembangunan Pustu direalisasikan. Ini untuk menjawab kesimpangsiuran terkait status tanah Pustu saat ini,” ujarnya.

Samsudin menambahkan bahwa usulan renovasi Pustu telah diajukan setiap tahun melalui Musrenbangdes, namun belum terealisasi karena keterbatasan anggaran daerah.

“Untuk perbaikan Jalan Poros Desa, kami terus melakukan pengajuan kepada Pemerintah Daerah, baik Kabupaten maupun Provinsi,” imbuhnya.

Puskesmas: Sejak 2005 Belum Pernah Renovasi

Kasubbag TU Puskesmas Panggarangan, Asep Aang Suherman, menjelaskan bahwa Pustu Gunung Gede memang belum pernah diperbaiki sejak tahun 2005. Puskesmas Induk, kata Asep, setiap tahun mengajukan anggaran renovasi namun terkendala status lahan dan skala prioritas anggaran Pemerintah Daerah.

BACA JUGA:  Tembus 26 Ribu Anak Putus Sekolah di Lebak, Mahasiswa Tuntut Evaluasi

“Anggaran tahunan untuk pemeliharaan hanya sekitar 15 juta rupiah, itu pun terfokus pada Puskesmas Induk. Jika dialokasikan untuk Pustu, dana tersebut hanya cukup untuk pemeliharaan ringan seperti pengecatan ruangan,” jelasnya.

IMC Ajukan Tiga Solusi Alternatif

Berdasarkan hasil audiensi dan klarifikasi dari pihak kecamatan, desa, dan puskesmas, IMC kemudian mengajukan tiga rekomendasi sebagai alternatif solusi melihat situasi darurat yang dihadapi warga:
• Meminta Kepala Desa mengupayakan sarana kesehatan melalui pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang akan segera beroperasi di Gunung Gede.
• Meminta Puskesmas Panggarangan mengalokasikan sebagian dana pemeliharaan gedung untuk penanganan darurat Pustu Gunung Gede.
• Secara bersama mendesak PLTM Lebak Tundun, anak perusahaan PT Tamaris Hydro, agar menyalurkan anggaran CSR sesuai Perda Lebak No. 4/2016.

Audiensi Ditutup dengan Foto Bersama

Audiensi ditutup dengan sesi foto dan jabat tangan antar semua pihak sebagai simbol komitmen bersama dalam menangani persoalan pelayanan kesehatan dan infrastruktur di Desa Gunung Gede.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju perbaikan nyata bagi fasilitas kesehatan dan akses jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Advertisement

Kesehatan Mahasiswa Provinsi
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Banten

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

Banten

Driver Lokal Lontar Tolak Penambahan Armada FABA dari Luar Wilayah, Minta Kontrak dan Ritasi Transparan

Banten

Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

Banten

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

BERITA TERBARU

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.