Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Nuzulul Qur’an hingga Santunan Anak Yatim, MWCNU Malingping Gelar Bukber dan Berbagi Takjil

Nuzulul Qur’an hingga Santunan Anak Yatim, MWCNU Malingping Gelar Bukber dan Berbagi Takjil

Banten Minggu, 15 Maret 2026 19:37 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Lebak – Suasana hangat kebersamaan terasa di Gedung MWCNU Lebak Jaha, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Sabtu (14/3/2026) sore hingga malam. Keluarga Besar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Malingping menggelar rangkaian kegiatan tasyakuran Nuzulul Qur’an yang dirangkai dengan santunan anak yatim, berbagi takjil, dan buka puasa bersama (bukber).

Kegiatan yang mengusung tema “Iman, Uman, Aman, Amin” itu dihadiri para pengurus NU dari berbagai tingkatan, mulai dari unsur pengurus cabang hingga ranting, badan otonom, serta masyarakat sekitar.

Advertisement

Wakil Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lebak, Kiai Husenudin Ahmadi, turut hadir hingga acara selesai. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan di sela momentum buka puasa bersama keluarga besar Nahdliyin.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang untuk merajut kebersamaan dan memperkuat sinergitas di lingkungan organisasi, mulai dari tingkat pusat hingga tingkat paling bawah.

“Bukber juga dialog MWCNU Malingping, alhamdulillah terlaksana sukses. Saya pribadi apresiasi kepemimpinan berorganisasi, kita jadikan ini upaya merajut sinergitas dan kebersamaan, persatuan dan solidaritas Umat Nahdliyin. Karena, yang tau medan pergerakan titiknya di MWC sampai PARNU, bahkan kegiatan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) masih kokoh dan terjaga adat tradisinya, itu jangan hilang sampai anak cucu kita selaku penerus nanti,” ujarnya di sela-sela diskusi usai bukber.

BACA JUGA:  Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

Di tempat yang sama, Rais Syuriyah MWCNU Malingping, Kiai Usep Saepudin, juga menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah kepengurusan Tanfidziyah dalam menjalankan roda organisasi.

Ia mengingatkan bahwa mengurus NU adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan kesungguhan, tanpa keluhan.

“Siapapun yang mengurus NU dengan lurus, hidupnya bahagia. Bahkan kehidupan secara duniawinya sudah ditanggung, jangan ragu dapat apa di NU. Catat nih ucapan saya, sebagian harus ada di pemerintahan, ada pula bidang agamanya, pokoknya orang NU harus ada dimana-mana,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Malingping, KH Memed Humaedi, yang juga menjadi penanggung jawab kegiatan, menegaskan bahwa terselenggaranya acara tersebut merupakan bukti nyata dari kebersamaan seluruh pengurus.
Ia berharap seluruh lembaga, pengurus ranting (PRNU), pengurus anak ranting (PARNU), serta badan otonom dapat terus bergerak aktif tanpa harus menunggu instruksi dari tingkat MWC.

BACA JUGA:  Hasil Uji Lab Kali Cidikit, Warga Diimbau tak Gunakan Air Sungai itu

“Geraknya semua pengurus, akan membuktikan hidup dan berjalannya roda organisasi, NU sudah besar, kita yang numpang besar. Bersama-sama gerak di semua lini kepemimpinan, MWCNU Malingping butuh sosok penerus penggerak bukan diam ditempat. Siapa lagi kalau bukan kita yang mengurusi, sebagai kepengurusan dibawah jangan terlalu fokus ke isu Nasional, cukup selamatkan di daerah masing-masing,” pungkasnya.

Acara tersebut juga dihadiri berbagai badan otonom NU, di antaranya Gerakan Pemuda Ansor, Barisan Ansor Serbaguna, Fatayat NU, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, serta Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama, selain juga diikuti masyarakat umum.

Selain menjadi momentum memperingati turunnya Al-Qur’an, kegiatan tersebut juga dimaknai sebagai ruang memperkuat solidaritas sosial, melalui santunan anak yatim serta pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Banten

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

Banten

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

Banten

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version