Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Aktivis Mahasiswa di Lebak Diduga Diintimidasi, Gerakan 9 Desak Polisi Beri Perlindungan Hukum

Aktivis Mahasiswa di Lebak Diduga Diintimidasi, Gerakan 9 Desak Polisi Beri Perlindungan Hukum

Banten Sabtu, 4 April 2026 22:14 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Lebak — Dugaan tindakan intimidasi disertai pengancaman dan penganiayaan terhadap seorang aktivis mahasiswa terjadi di Kabupaten Lebak, Sabtu (4/4/2026). Korban diketahui bernama Hendrik Arrizqy, seorang mahasiswa yang selama ini aktif menyuarakan isu lingkungan dan kepentingan masyarakat.

Peristiwa tersebut diduga berkaitan erat dengan aktivitas kritik yang dilakukan korban terhadap dugaan praktik pertambangan tanpa izin (PETI) milik PT Samudera Banten Jaya (SBJ), serta sorotan mengenai solusi dan transparansi pengelolaan Alun-alun Malingping.

Advertisement

Menurut informasi yang dihimpun, terdapat empat orang terduga pelaku yang masing-masing berinisial A, O, A, dan D. Keempatnya disebut sebagai warga Malingping dan kini telah dilaporkan kepada aparat setempat. Saat ini, kasus tersebut masih menunggu proses pemanggilan oleh pihak berwenang.

Presidium Gerakan 9, Manarul Hidayatullah, menjelaskan bahwa Hendrik dikenal sebagai sosok yang aktif mengangkat berbagai persoalan lingkungan, khususnya yang menyangkut masyarakat terdampak aktivitas tambang ilegal.

BACA JUGA:  Polda Banten Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa Nusa Tenggara Timur

Dalam beberapa waktu terakhir, kata dia, korban diduga mengalami tekanan dan intimidasi dari sejumlah pihak hingga berujung pada kontak fisik yang dilakukan oleh empat orang tersebut.

Insiden itu, lanjut Manarul, bermula dari adanya keinginan para pelaku agar rekan-rekan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC) mengurungkan niat untuk menghadiri audiensi yang telah dijadwalkan bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak.

”Hendrik dikenal memiliki peran aktif menyuarakan berbagai isu lingkungan, insiden tersebut nampaknya untuk menakt-nakuti teman-teman IMC agar tak berangkat Audiensi bersama Sekda Lebak’’. Tandas Manarul. Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, peristiwa ini menimbulkan keprihatinan serius karena adanya indikasi pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi dan peran mahasiswa sebagai agen kontrol sosial.

BACA JUGA:  TTKKBI Cilegon Open Fest 2026 Meriah, Puluhan Perguruan Tampilkan Seni Pencak Silat Tingkat Nasional

Ia menegaskan, tindakan intimidasi semacam itu bukan hanya berpotensi melanggar hukum, tetapi juga mencederai prinsip demokrasi serta hak asasi manusia yang dijamin oleh konstitusi.

”Prihatin sekali, mengingat Kebebasan berpendapat dan menyampaikan kritik adalah hak konstitusional setiap warga negara” Tegasnya.

Gerakan 9 pun mengecam keras segala bentuk aksi premanisme dan mendesak aparat kepolisian untuk bergerak cepat dalam menangani laporan tersebut, sekaligus memberikan perlindungan hukum kepada korban agar tidak terjadi intimidasi lanjutan.

Kasus ini dinilai menjadi ujian bagi komitmen penegakan hukum dan perlindungan terhadap kebebasan berpendapat di ruang demokrasi lokal, khususnya bagi mahasiswa yang menjalankan fungsi kritik sosial terhadap kebijakan dan persoalan publik.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Banten

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

Banten

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

Banten

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version