Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Warga Lebak Perbaiki Jalan Swadaya, PMII: Bukti Pemerintah Belum Adil Pemerataan Infrastruktur

Warga Lebak Perbaiki Jalan Swadaya, PMII: Bukti Pemerintah Belum Adil Pemerataan Infrastruktur

Banten Jumat, 17 Juli 2026 22:34 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Lebak – Warga Kampung Palendeng, Desa Sindangwangi, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, bergerak secara mandiri memperbaiki akses jalan yang rusak melalui sistem gotong royong dan penggalangan dana iuran warga, Jumat (17/7/2026). Langkah ini terpaksa diambil karena dinilai minimnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar infrastruktur di wilayah tersebut.

Dari hasil usaha bersama, warga berhasil mengumpulkan material berupa pasir, batu, serta sekitar 1.000 sak semen untuk memperbaiki jalan yang menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari mereka.

Advertisement

Menanggapi hal ini, Sekretaris Cabang PMII Kabupaten Lebak Restu Ramdani menyebut semangat gotong royong warga patut diapresiasi, namun sekaligus menjadi kritik keras bagi pemerintah daerah.

BACA JUGA:  ALARM Lebak Layangkan Surat Pemberitahuan Aksi, Ribuan Massa Siap Duduki Gedung DPRD Tuntut Pemecatan Ketua Dewan

“Apa yang dilakukan masyarakat patut diapresiasi. Namun, apresiasi tidak boleh berhenti pada ucapan semata. Pemerintah harus hadir melalui kebijakan dan kerja nyata dengan memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah yang belum tersentuh,” tegas Restu.

Ia menegaskan pembangunan fasilitas publik adalah tanggung jawab negara, bukan beban yang harus dipikul sendiri oleh masyarakat. Fenomena ini menjadi indikator nyata belum meratanya pembangunan di Kabupaten Lebak.

“Warga tidak seharusnya menanggung sendiri beban pembangunan yang menjadi kewajiban pemerintah. Ini pesan kuat bahwa masyarakat menunggu tindakan nyata, bukan sekadar janji berulang saat politik,” tambahnya.

PMII Kabupaten Lebak mendesak pemerintah daerah segera mengevaluasi program pembangunan dan memprioritaskan wilayah yang masih tertinggal aksesnya demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. ***

BACA JUGA:  Seekor Buaya Putih Ditemukan Warga di Pantai Pasput Cihara

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Banten

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

Banten

Driver Lokal Lontar Tolak Penambahan Armada FABA dari Luar Wilayah, Minta Kontrak dan Ritasi Transparan

Banten

Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

Banten

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

BERITA TERBARU

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.