Advertisement
GazanaPublika.com, Lebak – Penggali sumur bernama Deni (38) warga Cikadu RT 10/02 Desa Cipeundeuy Kecamatan Malingping, ditemukan meninggal setelah tertimbun material tanah saat menggali sumur. Korban meninggal di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter.
Insiden terjadi pada hari Minggu (11/10) sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu korban berada di dasar sumur milik Encuh, material tanah dari bagian dindingnya tiba-tiba runtuh hingga menimbun korban.
Advertisement
Sekretaris Desa Cipeundeuy, Tomi menjelaskan, korban menggali sumur sekitar Pukul 07.30. Saat di dalam sumur korban tertimbun longsor. “Iya, namanya Deni, tadi jam 16.30 sudah ditemukan dan masih di evakuasi. Korban dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.
Dijelaskannya, saat ini juga masih sedang dilakukan evakuasi. “Masih dievakuasi tim SAR. Sulit, terkendala kedalaman sumur 15 meter. Materialnya tebal,” kata Tomi.
Diketahui, Korban bernama Deni itu memilik istri dani 3 anak, yang masih duduk di SD dan SMP.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan personel telah dikerahkan dan berkoordinasi dengan unsur terkait.
“Begitu menerima laporan, kami segera mengerahkan Tim Rescue USS Lebak menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan upaya pencarian dan pertolongan. Evakuasinya juga harus hati-hati,” ujarnya.
Terangnya, proses evakuasi dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas karena kondisi tanah di sekitar sumur berpotensi kembali runtuh.
“Prioritas kami adalah melakukan evakuasi korban dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat,” katanya.
Advertisement
