Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Kasus DBD di Lebak Meningkat Selama Masa Peralihan Musim

Kasus DBD di Lebak Meningkat Selama Masa Peralihan Musim

Banten Senin, 21 Oktober 2024 21:16 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Budhi Mulyanto

Advertisement

GazanaPublika.com, Lebak – Menjelang akhir tahun 2024, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Lebak mengalami peningkatan yang signifikan. Peningkatan ini disebabkan oleh peralihan musim dari kemarau ke musim hujan, yang sering kali menjadi faktor pemicu penyebaran penyakit yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Seiring dengan meningkatnya intensitas hujan di bulan-bulan mendatang, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi sangat penting untuk menekan laju penyebaran penyakit yang setiap tahunnya menimbulkan kekhawatiran di berbagai daerah, termasuk Lebak.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Budhi Mulyanto, menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap wabah DBD. “Kami dari Dinas Kesehatan berharap agar warga meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus DBD yang sedang meningkat ini,” ujarnya.

Advertisement

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam jumlah kasus DBD sepanjang tahun 2024. Dari Januari hingga Agustus 2024, tercatat sebanyak 2.589 kasus dengan delapan kematian. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023, di mana hanya terdapat 764 kasus dan empat kematian.

BACA JUGA:  PWI Banten Terjunkan Lima Delegasi Cari 5 Wartawan dan 3 Kru Kapal di Ujung Kulon

Budhi menjelaskan bahwa meski kasus DBD saat ini mulai sedikit menurun, masyarakat tetap harus waspada memasuki musim pancaroba. Peralihan dari musim kemarau ke musim hujan biasanya menjadi periode kritis karena kondisi ini memungkinkan nyamuk Aedes aegypti berkembang biak lebih cepat di tempat-tempat yang tergenang air. “Nyamuk ini dengan cepat berkembang biak di genangan air, terutama di lingkungan yang kebersihannya kurang terjaga. Maka dari itu, kami minta masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari genangan air,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Lebak telah melaksanakan berbagai upaya edukasi kepada masyarakat, seperti melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan kampanye 3-M Plus, yang mencakup pengurasan, penimbunan, dan penguburan barang-barang yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk menggunakan abate pada tempat-tempat penampungan air, seperti bak mandi, guna membunuh jentik-jentik nyamuk.

BACA JUGA:  Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

“Gerakan PSN dan 3-M Plus ini terbukti lebih efektif dan ekonomis, karena dapat memutus mata rantai penyebaran DBD dengan cara membunuh jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti,” tambah Budhi.

Dengan langkah-langkah preventif dan kesadaran masyarakat yang lebih tinggi, diharapkan penyebaran DBD dapat ditekan dan diminimalisasi di Kabupaten Lebak. “Kami berharap masyarakat aktif menjaga kebersihan lingkungan dan terus melakukan tindakan pencegahan agar terhindar dari DBD,” pungkas Budhi.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Banten

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

Banten

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

Banten

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version