Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Satu Siswa SD Ditemukan Tewas Terseret Banjir, Dua Lainnya Masih Hilang

Satu Siswa SD Ditemukan Tewas Terseret Banjir, Dua Lainnya Masih Hilang

Banten Selasa, 10 Desember 2024 0:24 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Serang – Tragedi banjir di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, merenggut nyawa seorang siswa SDN Panyirapan. Jasad seorang siswa kelas dua bernama Eka ditemukan tersangkut di bawah jembatan di aliran Sungai Cikarang, Kampung Kadu Balak, Desa Tejamari, pada Senin (9/12/2024) sekitar pukul 14.00 WIB. Eka sebelumnya terseret arus banjir yang melanda wilayah tersebut.

“Awalnya ditemukan tas di bawah jembatan, setelah diperiksa ternyata ada korban,” ujar salah satu relawan yang terlibat dalam pencarian.

Advertisement

Banjir terjadi akibat luapan Sungai Cikarang Korosok, yang menghantam Kampung Lame Hideng, Desa Panyirapan. Tiga siswa SDN Panyirapan dilaporkan terseret arus, yakni Eka, Mahesa, dan Rifal. Hingga kini, dua siswa lainnya, Mahesa dan Rifal, yang duduk di kelas lima, masih belum ditemukan. Upaya pencarian melibatkan tim gabungan dari BPBD Kabupaten Serang, Basarnas, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.

BACA JUGA:  Para Pengusaha Batubara Ilegal, Dilaporkan ke Polisi

Kronologi Kejadian

Menurut Nur Arafah, petugas kantin SDN Panyirapan, peristiwa tragis ini terjadi saat jam pulang sekolah. Ketiga siswa memaksa pulang meski hujan deras dan banjir masih melanda area sekitar sekolah. “Kami sudah memperingatkan mereka agar tetap di sekolah karena kondisi jalan masih tergenang banjir,” ungkap Nur Arafah.

Ia menambahkan, para guru sempat menutup gerbang sekolah untuk mencegah siswa pulang. Namun, Eka, Mahesa, dan Rifal berhasil keluar lebih dulu. Tak lama kemudian, seorang siswa lain berteriak setelah melihat mereka terbawa arus.

“Saya langsung berlari ke lokasi tempat mereka terpeleset, tetapi sayang, semuanya sudah terbawa arus deras,” ujar Nur Arafah.

BACA JUGA:  Sinergi 64 Paguron Mandalawangi Lestarikan Warisan Budaya dalam Semarak HUT RI ke-81

Saat kejadian, arus air sangat kuat hingga menenggelamkan jembatan di sekitar lokasi. Banyak kendaraan bahkan memilih memutar arah untuk menghindari bahaya.

Tim pencarian kini terus berupaya menemukan Mahesa dan Rifal. Kondisi cuaca dan derasnya arus sungai menjadi tantangan besar dalam operasi penyelamatan ini.

Advertisement

Banjir Bencana Alam
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Banten

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

Banten

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

Banten

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version