Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Pagar Laut Sepanjang 30 Km di Dekat PIK 2, Rocky Gerung Singgung Pemerintah

Pagar Laut Sepanjang 30 Km di Dekat PIK 2, Rocky Gerung Singgung Pemerintah

Banten Jumat, 10 Januari 2025 20:47 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Keberadaan pagar laut misterius sepanjang 30 kilometer yang membentang di kawasan dekat Proyek Strategis Nasional (PSN) Tropical Coastland, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, hingga wilayah Tangerang, Banten, menjadi bahan perbincangan hangat di masyarakat. Viralnya fenomena ini di media sosial memunculkan beragam spekulasi mengenai siapa yang bertanggung jawab atas pemasangan struktur tersebut.

Polemik ini semakin memanas setelah pengamat politik Rocky Gerung turut angkat bicara melalui kanal YouTube pribadinya, Kamis (9/1/2025). Rocky menyatakan kebingungannya atas ketidakjelasan pihak pemerintah terkait pemasangan pagar laut yang mendadak menarik perhatian publik.

Advertisement

“Ini bukan pekerjaan kecil, dan tidak mungkin dipasang oleh Bandung Bondowoso dalam semalam,” ujar Rocky, menyinggung skala proyek yang dianggap mustahil dilakukan tanpa sepengetahuan otoritas.

BACA JUGA:  Pemkot Cilegon dan Densus 88 Sinergi Benteng Kebangsaan Tangkal Radikalisme Digital

Menurut Rocky, keberadaan pagar sepanjang 30 kilometer tersebut menimbulkan tanda tanya besar, terutama karena hingga kini pemerintah belum memberikan penjelasan resmi. Ia menilai bahwa jika memang pemasangan dilakukan oleh pihak pemerintah, transparansi menjadi hal yang wajib untuk mencegah kesalahpahaman.

“Kalau anak-anak BEM saja mau pasang spanduk sudah pasti ada izinnya. Tapi ini pagar 30 kilometer, tahu-tahu sudah ada begitu saja tanpa informasi,” sindir Rocky.

Lebih lanjut, Rocky memperingatkan bahwa ketidakjelasan ini bisa memicu berbagai spekulasi negatif di masyarakat. Ia menyebut bahwa pagar laut semacam ini, tanpa penjelasan, bisa dianggap sebagai simbol pembatasan atau kepentingan tertentu yang tidak diungkapkan kepada publik.

BACA JUGA:  Polda Banten Salurkan 1.000 Sembako dan 500 Tas dalam Bakti Sosial di Bayah

“Pemerintah harus segera menjelaskan apa fungsi pagar ini, siapa yang memasangnya, dan apa dampaknya. Jika dibiarkan, ini hanya akan memperburuk kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, beberapa pihak juga mempertanyakan tujuan pemasangan pagar tersebut, apakah berkaitan dengan proyek besar di kawasan PIK 2 atau memiliki kaitan dengan aspek keamanan wilayah. Namun, tanpa klarifikasi resmi, misteri pagar laut sepanjang 30 kilometer ini terus menjadi bahan spekulasi.

Advertisement

Pemerintah
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

Banten

Driver Lokal Lontar Tolak Penambahan Armada FABA dari Luar Wilayah, Minta Kontrak dan Ritasi Transparan

Banten

Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

Banten

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

BERITA TERBARU

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.