Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Stasiun Warunggunung Akan Diaktifkan Kembali

Stasiun Warunggunung Akan Diaktifkan Kembali

Banten Senin, 3 Februari 2025 21:18 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Sumber: Fandom.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Lebak – Stasiun Warunggunung, yang telah lama terlupakan dan tidak beroperasi selama hampir satu abad, kini bersiap untuk dihidupkan kembali. Langkah ini diambil guna meningkatkan mobilitas masyarakat dan memperkuat jaringan transportasi di Kabupaten Lebak. Kabar gembira ini disambut antusias oleh warga setempat yang selama ini bergantung pada angkutan darat sebagai tulang punggung pergerakan sehari-hari.

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) di bawah Kementerian Perhubungan, melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jakarta, telah menyusun rencana reaktivasi stasiun tersebut. Tahap awal akan dimulai dengan proses pembebasan lahan di wilayah Lebak dan Pandeglang, yang diperkirakan berlangsung dari tahun 2025 hingga 2026.

Advertisement

Menurut laporan Radarbanten.co.id, kondisi Stasiun Warunggunung saat ini terlihat memprihatinkan. Bangunan yang dulu ramai ini kini tampak terbengkalai dan kurang terawat. Meski demikian, struktur utama stasiun masih berdiri kokoh, dengan nama “Warunggunung” yang terpampang jelas di dindingnya, seolah menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu.

BACA JUGA:  Kapolres Lebak Pimpin Ziarah Rombongan di TMP Sirna Rana Rangkasbitung

Ferdian Suryo Adhi Pramono, Kepala BTP Kelas I Jakarta, menegaskan bahwa reaktivasi ini tidak hanya sekadar memperbaiki, tetapi juga membangun kembali stasiun yang telah lama mati suri. “Stasiun Warunggunung dan Pandeglang akan dibangun ulang sebagai bagian dari proyek reaktivasi jalur kereta api. Ini sedang kami kaji dan rencanakan secara matang,” ujar Ferdian pada Senin (3/2/2025).

Ia juga memaparkan bahwa target operasional jalur kereta dari Rangkasbitung hingga Pandeglang diharapkan dapat terwujud pada tahun 2029. “Kami akan bekerja secara bertahap, dimulai dari tahun 2025 hingga 2029. Harapannya, jalur Rangkasbitung-Pandeglang sudah bisa beroperasi penuh pada tahun tersebut,” tambahnya.

BACA JUGA:  Ketua MPC PP Lebak Beri Apresiasi Tinggi, Penangkapan Kepala BGN Pusat

Dede, salah seorang warga Warunggunung, menyambut baik rencana ini. Menurutnya, reaktivasi jalur kereta api dan pembangunan kembali Stasiun Warunggunung akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Selain itu, stasiun ini akan memudahkan akses masyarakat ke kota-kota besar seperti Jakarta dan Bogor.

“Keberadaan stasiun ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di jalan raya, terutama pada jam-jam sibuk. Transportasi kereta yang lebih cepat dan terjangkau tentu akan sangat membantu masyarakat. Ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengembangkan transportasi yang ramah lingkungan,” ujar Dede.

Reaktivasi Stasiun Warunggunung tidak hanya menjadi angin segar bagi warga Lebak, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas wilayah Banten. Dengan adanya pilihan transportasi yang lebih efisien, diharapkan mobilitas masyarakat akan semakin lancar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Banten

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Banten

Workshop Jurnalistik Kontemporer di SMAN 1 Cibeber, Bina Jurnalis Muda Kreatif

Banten

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.