Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Warga Harapkan Pembangunan Akses Jalan Menuju Prasasti Cidanghiang di Kecamatan Munjul

Warga Harapkan Pembangunan Akses Jalan Menuju Prasasti Cidanghiang di Kecamatan Munjul

Banten Rabu, 23 April 2025 20:16 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Pandeglang – Masyarakat berharap pemerintah segera membangun akses jalan menuju Cagar Budaya Situs Munjul, tempat ditemukannya Prasasti Cidanghiang, yang terletak di Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Prasasti Cidanghiang merupakan salah satu peninggalan penting dari Kerajaan Tarumanagara, yang terletak di tepi aliran Sungai Cidanghiang, tepatnya di Kampung Lebak RT 03 RW 02, Desa Lebak, Kecamatan Munjul. Lokasinya berada pada koordinat 0°55’40,54” BB dan 6°38’27”57” LS dari arah Jakarta.

Advertisement

Prasasti ini sejaman dengan Prasasti Tugu, dan diperkirakan berasal dari abad ke-5 Masehi. Pertama kali dilaporkan oleh Toebagus Roesjan kepada Dinas Purbakala pada tahun 1947 (OV 1949:10), prasasti ini baru diteliti secara resmi pada tahun 1954.

Ditulis dalam aksara Pallawa dan bahasa Sanskerta berbentuk seloka dengan metrum anustubh, prasasti ini dipahat pada batu andesit berukuran 3,2 x 2,25 meter. Tulisan pada permukaan batu ini memiliki kedalaman kurang dari 0,5 cm, menghasilkan permukaan yang nyaris rata dan halus. Gaya aksaranya mirip dengan Prasasti Tugu dari periode yang sama.

BACA JUGA:  Terima Transfer Rp100 Juta, Lisa Diamankan Polisi Terkait Pembelian Perangkat BTS

Salah satu kalimat penting dalam prasasti ini berbunyi:

vikrantoyaṃvanipatéḥ prabhūḥsatyapara (k) ra (mah) narèndraddhvajabhūténa śrīmataḥpurṇṇavarmmaṇaḥ’

“Inilah (tanda) keperwiraan, keagungan, dan keberanian sejati dari raja dunia, yang mulia Purnawarman, panji para raja.”

Marsa (52), warga Kampung Lebak, menyampaikan harapannya agar pemerintah segera membangun akses jalan menuju lokasi prasasti. Ia yakin, jika jalan dibangun dan situs dikelola dengan baik, jumlah pengunjung akan meningkat dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

“Saya berharap jalan menuju Prasasti Cidanghiang ini bisa segera dibangun pemerintah. Kalau jalannya bagus, pengunjung akan semakin banyak, dan masyarakat juga bisa meningkatkan penghasilan dengan berjualan di sekitar lokasi,” ujar Marsa, Rabu (23/4/2025).

BACA JUGA:  Polda Banten Selidiki Dugaan Penambangan Tanah Urug di Kasemen

Ia menambahkan bahwa sebelumnya sempat ada warga yang membuka usaha warung kopi, makanan, bahkan penginapan di sekitar lokasi. Namun sayangnya, inisiatif tersebut tidak bertahan lama karena kurangnya pengelolaan yang baik.

“Beberapa tahun lalu sempat ada yang berjualan makanan dan membuka penginapan di sini, tapi hanya berlangsung sebentar karena pengelolaannya kurang optimal,” jelasnya.

Marsa juga menyebutkan bahwa Prasasti Cidanghiang cukup sering dikunjungi, terutama oleh rombongan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Pandeglang dan daerah lain.

“Banyak pengunjung yang datang, terutama rombongan anak sekolah SD, SMP, dan SMA, baik dari Pandeglang, Lebak, bahkan ada juga dari luar daerah,” tutupnya.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Banten

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

Banten

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

Banten

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version