Jakarta. GazanaPublika.com ‘ Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN), Budiman Sudjatmiko, menyatakan bahwa cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, telah merencanakan strategi untuk menghadapi potensi ‘serangan’ dari kedua rivalnya dalam debat cawapres yang akan dilaksanakan pada Jumat (22/12) besok.
Budiman tidak secara eksplisit menyebut apakah ia menyarankan agar Gibran melakukan serangan dalam debat besok. Dia juga tidak mengungkapkan rincian strategi Gibran, namun mengatakan bahwa Gibran telah mempersiapkan diri dengan bantuan dari para mentor.
“Kalau Anda sopan, kami segan. Kalau mau jual beli, ya kita beli. Yang sewajarnya saja lah, tidak usah berlebihan,” kata Budiman saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (20/12).
Budiman juga memastikan bahwa Gibran telah siap untuk menghadapi debat. Dia menyatakan bahwa Gibran akan tetap menggunakan gaya komunikasinya yang autentik, sementara TKN tidak akan mengubah gaya khas Gibran.
Dalam hal substansi, Budiman mengklaim bahwa putra sulung Presiden Jokowi memiliki pengalaman lebih dalam tema-tema debat besok seperti ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN/APBD, infrastruktur, dan perkotaan jika dibandingkan dengan Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD.
Menurutnya, sebagai Wali Kota Surakarta, Gibran sudah sangat akrab dengan proses kerja di lingkup pemerintahan yang melibatkan banyak hal terkait perekonomian.
“Dari tiga orang itu, mas Gibran yang paling berpengalaman. Hanya saja tinggal sentuhan proyeksi ke nasional. Selama ini skala kota, tinggal kita proyeksikan ke nasional. Tapi cara kerjanya sudah sama, hampir sama,” ujar Budiman.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyelenggarakan debat kedua Pilpres 2024, di mana para cawapres akan beradu gagasan pada Jumat (22/12) pukul 19.00 WIB di Jakarta Convention Center.
Debat akan disiarkan oleh CNN Indonesia dan Trans Corp. Anda bisa menontonnya melalui CNN Indonesia TV atau mengakses pemberitaan serta live streaming debat di CNNIndonesia.com.
Acara debat akan terbagi dalam enam segmen dengan total durasi 120 menit. Segmen pertama akan difokuskan pada pemaparan visi dan misi.
Sementara segmen 2, 3, 4, dan 5 akan memungkinkan cawapres untuk berinteraksi dan saling menyampaikan pendapat, sedangkan segmen ke-6 akan didedikasikan untuk pernyataan penutup dari setiap calon. (Sumber: CNNIndonesia.com)
